Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Macam-macam Mad, Berikut Pengertian dan Contoh Paling Lengkap!

Terbit 26 Apr 2021 05:06 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Macam-macam Mad, Berikut Pengertian dan Contoh Paling Lengkap! — Cianjur Update
MAD: Macam-macam Mad dalam bacaan Tajwid yang wajib dipahami dengan baik agar saat membaca Al-Quran tidak ada kekeliruan. (Foto: Hasna Nabila/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Ada macam-macam Mad yang merupakan salah satu hukum Tajwid. Tak ada salahnya jika mulai memahami apa itu Mad agar tidak ada kekeliruan saat membaca Al-Quran.

Kenapa bacaan Tajwid harus dibaca dengan tepat? Hal itu karena bila pemahaman minim terhadap hukum mad, akan menyebabkan qori’ jatuh pada kesalahan.

Memendekkan yang seharusnya dibaca panjang dan juga sebaliknya, yaitu memanjangkan apa yang seharusnya dibaca pendek. Sehingga tidak boleh ada kekeliruan dalam membaca mad.

Iklan sevilage

Pengertian Mad

Pengertian mad menurut bahasa artinya memanjangkan dan menambah. Sedangkan menurut istilah mad artinya memanjangkan suara dengan salah satu huruf dari huruf-huruf mad (asli).

Huruf mad seperti yang dimaksudkan dalam definisi di atas itu ada tiga yakni alif (أ), wawu (و), ya’ (ي). ketiganya merupakan huruf-huruf dasar mad.

Macam-Macam Mad

Mad Thabi’i

Mad Thabi’i (mad asli) merupakan macam-macam mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Di mana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.

Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:
كتَا بٌ – يَقُوْلُ – سمِيْعٌ

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Mad Far’i

Mad Far’i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far’i adalah mad yang merupakan hukum tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun.

Nah, Mad Far’i ini terbagi menjadi beberapa macam, di antaranya sebagai berikut:

  1. Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat.

Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.

Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. Begini contohnya:
وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ

  1. Mad Wajib Muttasil

Macam-macam mad selanjutnya adalah bagian dari Mad Far’i, pertama yaitu Mad Wajib Muttasil.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Terjadinya mad ini apabila mad thabi’i bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat.

Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:
سَوَآءٌ – جَآءَ – جِيْءَ

  1. Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi ini adalah mad yang terjadi jika ada Mad Thob’i bertemu dengan huruf mati atau sukun. Cara membacanya adalah sepanjang enam harakat. Contohnya:
آﻻَن

  1. Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

Ini masih termausk ke dalam macam-macam mad. Mad ini terjadi jika ada Mad Thabi’i bertemu dengan tasydid pada satu kata atau ayat.

Cara membaca mad ini adalah harus panjang selama tiga kali Mad Thabi’i atau sekitar enam harakat. Contohnya:
وَﻻَالضَّآلِّينَ اَلصّاخَةُ

  1. Mad Layyin

Macam-macam mad selanjutnya adalah Mad Layyin. Mad ini terjadi jika setelah huruf yang berharakat fatha wau sukun atau ya’ sukun.

Cara membacanya adalah dengan membaca mad dengan sekedar lunak dan lemas saja. Contohnya:
رَيْبٌ خَوْفٌ‎

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait
  1. Mad Arid Lisuukun

Mad ‘Arid Lissukun dibaca jika terdapat waqaf atau tempat pemberhentian membaca, sedangkan sebelum waqaf tersebut terdapat Mad Thobi’i atau Mad Lein.

Cara membacanya adalah terbagi menjadi tiga macam:

Paling utama dibaca panjang seperti halnya mad wajib muttashil atau setara 6 harakat.

Pertengahan bisa dibaca sepanjang empat harakat ya’ni dua kalinya mad thobi’i.

Terakhir , yang pendek yakni boleh hanya bacanya seperti mad thobi’i biasa.

Contohnya: بَصِيْرٌ خَالِدُوْنَ والنَّاسِ سَمِيْعٌ

Sekarang sudah tahu ya macam-macam Mad, pengertian dan contohnya, jangan lupa menerapkannya saat membaca Al-Quran ya, Today People.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{