Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Luruskan Polemik, Pemkab Cianjur Fokus Benahi Sistem Insentif Guru Ngaji agar Tepat Sasaran

Terbit 13 Nov 2025 09:38 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Luruskan Polemik, Pemkab Cianjur Fokus Benahi Sistem Insentif Guru Ngaji agar Tepat Sasaran — Cianjur Update
ILUSTRASI: Suasana kegiatan belajar mengajar seorang guru ngaji. Pemkab Cianjur menegaskan komitmennya untuk memuliakan para guru ngaji dan kini tengah menata ulang sistem penyaluran insentif agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

CIANJURUPDATE.COM – Polemik mengenai janji insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Cianjur memanas. Belum lama ini, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Ansor-Banser Cianjur, bersama para guru ngaji dan pimpinan pondok pesantren, melayangkan tudingan keras terhadap Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang dinilai ingkar janji.

Berdasarkan pernyataan sikap yang beredar, kelompok tersebut menuntut pertanggungjawaban atas janji kampanye pemberian insentif yang tak kunjung terealisasi. Mereka menuding kepala daerah telah “menipu rakyat” dan secara tegas menyerukan agar “mandat kepemimpinan segera dicabut.”

PERNYATAAN SIKAP: Jajaran GP Ansor dan Banser Cianjur bersama para kiai serta pimpinan pondok pesantren saat menyampaikan sikap tegas terkait realisasi janji insentif guru ngaji. (foto: Istimewa)

Menanggapi tuntutan tersebut, Tenaga Ahli Bupati Cianjur, Muhammad Herry Wirawan, angkat bicara. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur sangat menghargai peran para guru ngaji sebagai penjaga nilai keislaman dan moral masyarakat.

Iklan sevilage

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap mereka tetap menjadi komitmen bersama, dengan sejumlah langkah nyata yang kini terus dilakukan dan “tak hanya diukur oleh besaran uang.”

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Herry kemudian meluruskan duduk perkara utama polemik tersebut. Ia menyatakan bahwa insentif guru ngaji bukan merupakan janji politik Bupati Cianjur saat ini, baik secara lisan maupun tertulis.

“Pemerintah daerah justru sedang menata ulang sistemnya agar lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Herry kepada Cianjur Update.

Tenaga Ahli Bupati Cianjur Muhammad Herry Wirawan. (foto: Istimewa)

Herry menjelaskan bahwa janji tersebut sebenarnya lahir di masa kepemimpinan sebelumnya. Meski begitu, ia mengklaim bahwa pemerintah saat ini tidak lepas tangan.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Dia memaparkan bahwa “kini beberapa guru ngaji sudah mulai menerima insentif secara bertahap” sebagai bagian dari evaluasi dan penyempurnaan kebijakan. Herry menambahkan bahwa prinsip perhatian ini tidak membedakan siapa pendukung atau bukan.

Tenaga Ahli Bupati itu menegaskan bahwa yang dicari pemerintah bukanlah sekadar seremonial pembagian, melainkan keberlanjutan manfaat yang nyata.

“Karena sejatinya, memuliakan guru ngaji bukan soal siapa yang menjanjikan atau menagih, melainkan soal siapa yang sungguh-sungguh menjaga niat baik itu agar tetap berjalan dengan cara yang benar, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{