Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Long Weekend, Masyarakat Cianjur Mulai Papajar

Terbit 4 Apr 2021 08:31 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Long Weekend, Masyarakat Cianjur Mulai Papajar — Cianjur Update

Cianjur – Di libur akhir pekan, masyarakat masih memadati stasiun Cianjur. Sebagian di antara mereka ingin sekadar berlibur menghadapi bulan Ramadan 2021 atau biasa disebut papajar.

Salah satunya Sobandi (21), pegawai swasta ini ingin pergi ke Bandung untuk berlibur menghadapi bulan Ramadan 2021 dengan menggunakan kereta Cianjur-Cipatat. Ia pergi bersama dua temannya.

“Papajar kita. Kita pilih kereta biar asik aja, walau di Cipatat harus naik angkot lagi gitu buat sampai Bandung,” kata dia kepada Cianjur Update, Sabtu (3/4/2021).

Iklan sevilage

Ia pun sengaja melakukan berpergian lebih awal mengingat pemerintah akan melarang mudik sehingga transportasi akan lebih dibatasi.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

“Ya denger-denger pemerintah mau larang mudik, jadi daripada susah mending sekarang aja,” kata dia.

Sama halnya dengan Fikar (25). Ia mengaku mau pulang ke Bandung karena tinggal di kota kembang. Sengaja ia mudik lebih awal menyusul kabar pelarangan mudik.

“Kemarin susah mau mudik, jadi mending sekarang aja. Daripada nggak ketemu keluarga lagi,” kata dia.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Meskipun begitu, baginya pelarangan mudik perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Bagus sih, karena kalau udah bersih dari Covid kan imbasnya ke masyarakat juga,” jelas dia.

Sementara itu, Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19, dr Yusman Faisal menjelaskan, biasanya pada masa libur panjang ada kenaikan kasus yang signifikan dari jumlah kasus Covid-19.

“Tidak hanya di Kabupaten Cianjur tapi di kabupaten dan kota lainnya,” kata dia.

Maka dari itu, pihaknya tidak mengizinkan masyarakat untuk mudik ataupun melaksanakan tradisi jelang Ramadan yaitu papajar.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Upaya tersebut untuk menekan angka Covid-19. Tapi masyarakat turut mendukung dengan mematuhi aturan pemerintah, jika kurang peduli kemungkinan akan meningkat,” jelas dia.

Akan tetapi, pihaknya tidak akan melakukan penyekatan. Sebab, tingkat kerawanan kasus Covid-19 di Cianjur belum mencapai zona oranye.

“Hanya saja akan dilakukan pembinaan oleh setiap petugas di kewilayahan,” tandasnya
(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{