Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Keracunan Massal Diduga Akibat MBG, Dinkes Cianjur Tetapkan Status KLB

Terbit 22 Apr 2025 04:07 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Keracunan Massal Diduga Akibat MBG, Dinkes Cianjur Tetapkan Status KLB — Cianjur Update
Sejumlah pelajar yang mengalami keracunan makanan dan tengah dilakukan tindakan medis. Foto: Rendi Irawan/ Cianjur Update.

CIANJURUPDATE.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah puluhan siswa di MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur mengalami keracunan massal yang diduga disebabkan oleh (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. Yusman Faisal, menyatakan bahwa penetapan status KLB ini dilakukan karena adanya dua kejadian keracunan massal di Cianjur dalam waktu yang berdekatan.

“Karena ini kasusnya keracunan massal ya, jadi ini sudah pasti KLB. Apalagi kejadiannya terjadi dua kejadian dalam waktu yang bersamaan,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Selasa (22/4/2025).

Iklan sevilage

Lebih lanjut, dr. Yusman menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut KLB, pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penilaian, terutama terkait survei dan pengambilan sampel makanan serta minuman yang diduga menjadi penyebab utama keracunan massal tersebut.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

“Nanti kami akan terjun ke lapangan untuk asesmen, lalu akan mengambil sampel makanan dan minuman yang diduga jadi penyebab. Selain itu, kami juga akan melakukan wawancara mendalam kepada korban dan juga memastikan penanganan korban dengan komprehensif,” jelasnya.

Mengenai hasil uji laboratorium sampel sisa makanan dan bahan mentah, dr. Yusman memperkirakan waktu normal yang dibutuhkan adalah sekitar dua minggu. Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat proses tersebut.

“Biasanya untuk hasil uji lab itu normalnya mencapai 2 minggu, tapi kami sudah berkoordinasi agar mempercepat dan alhamdulillah Dinkes Jabar merespon baik, berencana juga akan hadir ke Cianjur karena ini berkaitan dengan MBG jadi kasusnya menjadi perhatian banyak orang,” tuturnya.

Pihaknya berharap agar hasil uji laboratorium dapat segera keluar. “Kami berharap hasil uji labnya bisa keluar dalam jangka waktu seminggu,” ucapnya.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

Dr. Yusman menambahkan bahwa kondisi terkini menunjukkan sebagian korban telah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi. Jika selama enam jam observasi gejala yang dialami cenderung menurun, siswa tersebut diperbolehkan pulang. Namun, jika gejala memberat, maka akan dilakukan pemindahan ke ruang rawat inap.

“Sementara ini sebagian siswa sudah ada yang pulang, karena mereka hanya dilakukan observasi. Tapi selama enam jam observasi tidak menunjukkan gejala cenderung menurun maka akan diperbolehkan pulang dan apabila ada [gejala memberat] akan dipindahkan ke ruang rawat inap,” tutupnya.***

Editor : Dadan Suherman 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{