Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kejar Herd Immunity, Puluhan Nakes RSUD Sayang dan Tim Relawan jadi Vaksinator Covid-19

Terbit 26 Apr 2021 09:04 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kejar Herd Immunity, Puluhan Nakes RSUD Sayang dan Tim Relawan jadi Vaksinator Covid-19 — Cianjur Update
VAKSINATOR: Kejar target herd immunity, puluhan nakes RSUD Sayang, Dinas Kesehatan, dan relawan PMI Cianjur jadi vaksinator Covid-19. (Foto: Riski Maulana/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Puluhan tenaga kesehatan (nakes) RSUD Sayang dan tim relawan kesehatan menjadi vaksinator Covid-19.

Tim yang juga terdiri dari Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur ini berkomitmen penuh bisa memenuhi target vaksinasi di Kabupaten Cianjur.

Kabid Pelayanan dan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Cianjur, Dr Frida Layla Yahya mengatakan, kuota vaksinasi bagi pelayanan publik ada sekitar 500 sampai 650 orang per hari.

Iklan sevilage

Sehingga, lanjutnya, sangat membutuhkan banyak bantuan vaksinator, agar target herd immunity atau kekebalan kelompok di Cianjur dapat tercapai.

“Peserta vaksinasi selama Ramadan cukup banyak, mulai dari bank swasta, petugas KPU, dari asosiasi umat beragama, hingga masyarakat juga ada,” tutur Dr Frida kepada Cianjur Update di GGM Panembong Cianjur, Senin (26/4/2021)

Baca Juga
Wujudkan Kemandirian Desa, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Gencarkan Program Pemberdayaan di Sindangjaya
Berita · Berita terkait

Pelaksanaan vaksinasi sendiri mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00 Wib.

Dengan rentang waktu 28 hari dari mulai vaksinasi pertama ke jadwal vaksin kedua.

“Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan virus Corona serta pembentukan herd immunity terhadap Covid-19,” ujarnya.

Dr Frida menjelaskan, meskipun sudah menjalani vaksinasi, jika tidak menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik, ada kemungkinan masih bisa terpapar.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Bagi yang sudah divaksin, tetap saja ada kemungkinan untuk terkena Covid-19. Namun kelebihannya, meskipun terpapar, tidak akan jatuh pada kondisi Covid-19 yang berat,” ucapnya.

Ia mengatakan, ke depannya Dinkes Cianjur akan terus berupaya memenuhi cakupan vaksinasi sesuai dengan harapan dan target pemerintah.

“Paling tidak sampai 70 persen atau melebihi 80 persen dari seluruh jumlah masyarakat Cianjur sudah bisa mendapatkan vaksinasi,” ungkapnya.

Nakes RSUD sayang

Nakes dari RSUD Sayang sendiri, lanjutnya, mengirimkan tiga tim kesehatan profesional yang tugasnya berbeda-beda dalam pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Setiap tim kurang lebih ada 12 orang, sehingga total sekitar 36 nakes yang dikirim RSUD Sayang.

“Nah, kalau ada pasien yang mengalami efek samping usai vaksin, maka petugas dari RSUD Sayang lah yang akan menanganinya,” bebernya.

Dr Frida mengungkapkan, ia sangat senang bisa terlibat dalam program pemerintah dalam rangka menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

“Tentunya kami sangat seneng dan bangga menjadi vaksinator dan bisa menjadi bagian penting untuk ikut serta dalam penanganan Covid-19 bagi masyarakat luas,” pungkasnya.(ct9/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{