Polisi Buru Geng Motor Penyerang Warga di Cianjur, Kapolres: Kami Segera Ungkap
CIANJURUPDATE.COM – Aksi penyerangan brutal yang dilakukan sekelompok orang bermotor di Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, kini menjadi atensi serius jajaran kepolisian. Pihak Polres Cianjur memastikan telah melakukan pemantauan ketat untuk mengidentifikasi para pelaku yang meresahkan warga tersebut.
Kapolres Cianjur, AKBP A Aleksander Yurikho Hadi, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.
BACA JUGA: Disangka Bawa Senjata Api, Puluhan Remaja di Cianjur Diamankan Polisi
“Penyerangan tersebut telah kami monitoring. Kami akan coba cari tahu penyebab dan sebab-musababnya secara mendalam,” tegas AKBP A Aleksander Yurikho Hadi saat memberikan keterangan kepada awak media.
Kapolres menegaskan bahwa prioritas utama tim penyidik saat ini adalah menangkap para pelaku yang secara terang-terangan menggunakan senjata tajam (sajam) untuk meneror masyarakat di muka umum.
Pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme jalanan yang mengganggu ketertiban, terlebih di tengah bulan suci Ramadan.
“Termasuk yang paling utama, mohon doa agar kami bisa segera menemukan mereka yang melakukan tindak pidana menggunakan senjata tajam di muka umum. Semoga dalam waktu dekat berhasil kita ungkap pelakunya,” tambahnya.
Menyusul insiden di Desa Cibodas tersebut, Polres Cianjur dikabarkan akan meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan, di Seluruh Wilayah Kabupaten Cianjur khususnya di wilayah Kecamatan Pacet. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya aksi serupa atau balasan antar kelompok pemotor.
AKBP A Aleksander juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melapor jika melihat pergerakan kelompok bermotor yang mencurigakan.
BACA JUGA: Antisipasi Perang Sarung, Polres Cianjur Siagakan Tim Cyber dan Patroli Skala Besar
“Kami berkomitmen untuk menjaga kondusivitas Cianjur. Siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana di jalanan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, ketenangan kawasan Puncak, tepatnya di Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, terusik oleh aksi brutal gerombolan bermotor misterius pada Minggu (1/3/2026) dini hari. Tanpa alasan yang jelas, belasan orang bersenjata tajam menyerang sekelompok pemuda yang sedang bersantai di sebuah warung.
Peristiwa yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial tersebut memperlihatkan suasana mencekam pada pukul 01.12 WIB. Dalam rekaman berdurasi 31 detik itu, para korban yang sedang duduk santai tiba-tiba dikejutkan oleh teriakan provokatif disusul serbuan massa bermotor.
Serangan terjadi begitu cepat dan membabi buta. Tanpa ada adu mulut maupun konflik sebelumnya, gerombolan tersebut langsung merusak fasilitas warung. Meja dan kursi tak luput dari amukan massa yang diduga membawa senjata tajam.***





















