Atasi Kekurangan Stok, Polres dan Pemkab Cianjur Gelar Donor Darah Massal
CIANJURUPDATE.COM — Kepolisian Resor (Polres) Cianjur bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur bersinergi menggelar aksi donor darah guna memulihkan ketersediaan stok darah di Kabupaten Cianjur yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam aksi ini, Polres Cianjur tidak hanya melibatkan personel kepolisian, melainkan juga merangkul komunitas pengemudi ojek pangkalan serta ojek online. Dari ratusan peserta yang mendaftar, tercatat sebanyak 160 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk mengamankan ketersediaan darah di Cianjur yang sebelumnya sempat minim.
“Bertepatan dengan menyambut HUT Bhayangkara, kami menentukan untuk menggelar donor darah. Apalagi informasinya beberapa hari terakhir stoknya sangat minim. Makanya dengan donor darah masal dengan melibatkan masyarakat ini diharapkan stok darah Cianjur bisa aman,” kata Alexander, Jumat (12/6/2026).
BACA JUGA: Sambut Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80, Kejari Cianjur Adakan Donor Darah
Guna memastikan kebutuhan darah di masa mendatang tetap terpenuhi secara berkelanjutan, Polres Cianjur juga akan mengarahkan personelnya untuk melakukan donor darah secara berkala.
“Tentu tidak hanya hari ini, tapi ke depannya secara rutin anggota diarahkan untuk donor darah, baik yang digelar secara massal adapun ke kantor layanan UTD,” ujar Alexander.
Ia menambahkan bahwa kepolisian berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
“Kami berharap Polri terus bisa berkontribusi dalam berbagai hal, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan darah, salah satunya di Kabupaten Cianjur,” ucapnya.
Langkah serupa juga diambil oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai, menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas pasokan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA: Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan 2025, Lapas Cianjur Gelar Donor Darah Massal
Sebagai langkah konkret, Rifai akan menginstruksikan seluruh dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Cianjur untuk menyelenggarakan donor darah massal.
“Segera saya arahkan setiap dinas untuk menggelar donor darah massal. Jangan sampai stok minim dan masyarakat yang membutuhkan kesulitan,” tegas Rifai.
Selain di lingkungan birokrasi, Pemkab Cianjur juga berencana menggalakkan sosialisasi agar masyarakat umum bersedia mendonorkan darah secara terjadwal.
“Tentu harus disosialisasikan lagi, supaya tidak hanya aman di bulan ini stoknya, tapi seterusnya tidak lagi kekurangan,” tambahnya.
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur, dr. Susilawati, menyambut baik kolaborasi lintas instansi ini. Menurutnya, partisipasi aktif dari aparat penegak hukum, pemerintah, dan warga sangat dibutuhkan demi menjaga kelangsungan hidup para pasien yang bergantung pada transfusi darah.
“Utamanya untuk ratusan pasien talasemia yang rutin membutuhkan transfusi. Kami harap kesadaran untuk mendonor lebih meningkat,” kata dr. Susilawati.***





















