Cianjur Kembali Sabet Predikat WTP Tujuh Kali Beruntun, FBI Minta SKPD Jaga Akuntabilitas
CIANJURUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.
Capaian tersebut, ditanggapi sebuah Organisasi bernama Front Bodyguard Independent (FBI) Kabupaten Cianjur. Menurut Ketua FBI Cianjur, Dodi Sadewa, bahwa hasil itu menjadi bukti konsistensi pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel serta hasil kerja sama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
BACA JUGA: Dukung Pembangunan Infrastruktur, DPC FBI Cianjur Jalin Sinergi dengan Dinas PUTR
Keberhasilan Predikat WTP tidak hanya hasil dari satu instansi, melainkan kontribusi kolektif seluruh perangkat daerah, bidang ekonomi dan pembangunan, dengan mengelola dana infrastruktur, perumahan, ketahanan pangan, serta usaha rakyat.
Dodi juga menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan modal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan.
BACA JUGA: DPC FBI Cianjur Ajak Pahlawan Adipura Buka Puasa Bersama, Soroti Kesejahteraan Petugas Kebersihan
“Akuntabilitas keuangan harus berjalan beriringan dengan manfaat nyata bagi warga. Kami berharap seluruh SKPD terus memperbaiki kekurangan di lapangan agar setiap rupiah anggaran menghasilkan karya dan layanan berkualitas, tepat sasaran, serta berkelanjutan,” ujarnya.
Meski capaian keuangan sudah baik, evaluasi tetap diperlukan di berbagai bidang, yang sudah baik, sistem pencatatan dan pertanggungjawaban keuangan terstandar.
BACA JUGA: Modus Bansos, Polisi Ringkus Wanita Terduga Pencuri Perhiasan di Bojongpicung Cianjur
Kesesuaian hasil pembangunan dengan kebutuhan masyarakat juga perlu diperhatikan, termasuk koordinasi antarinstansi agar program lebih terpadu.
“Pengawasan pasca-pembangunan harus terawat dan berfungsi maksimal,” kata dia.
Pihaknya juga meminta agar komitmen untuk menjaga akuntabilitas dan meningkatkan kualitas pembangunan.
“Predikat WTP diharapkan menjadi dorongan agar pelayanan publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.***





















