Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kategori Kemiskinan Ekstrem: Penghasilan di Bawah Rp27 Ribu Per Hari

Terbit 4 Oct 2021 10:57 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kategori Kemiskinan Ekstrem: Penghasilan di Bawah Rp27 Ribu Per Hari — Cianjur Update
KEMISKINAN: Kokom, warga Kecamatan Mande, Cianjur yang tinggal satu atap dengan kandang domba. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Kabupaten Cianjur menjadi salah satu prioritas penanganan kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat. Namun begitu, masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu kemiskinan ekstrem.

Penanganan kemiskinan ekstrem, merupakan salah satu program pemerintah pusat yang diumumkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

Di Jawa Barat, terdapat lima kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi, yaitu Kabupaten Bandung, Cianjur, Kuningan, Indramayu, dan Karawang.

Iklan sevilage

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman menjelaskan, kategori kemiskinan ekstrem tersebut disampaikan oleh World Bank atau Bank Dunia.

Baca Juga
Wisata Alam Sevillage Hadirkan Promo Anniversary ke-7, Tiket Masuk Hanya Rp7 Ribu
Berita · Berita terkait

Seseorang dikatakan mengalami kemiskinan ekstrem, apabila memiliki penghasilan di bawah 1,9 dollar atau Rp27 ribu per hari.

“Hal itu dipandang layak bagi masyarakat. Jadi, harus memiliki minimal pendapatan 1,9 dollar per hari untuk satu jiwa,” kata dia kepada Cianjur

Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

“Kalau begitu dalam sebulan kurang lebih satu keluarga yang terdiri atas lima orang tersebut, harus memiliki penghasilan Rp4 juta dalam sebulan,” ungkap Asep.

Asep mengungkapkan, pihaknya pernah memberikan bantuan sosial sejak tahun lalu, kepada sejumlah kalangan masyarakat. Bahkan hingga yang belum pernah mendapatkan program bantuan apapun.

“Cuma anggaran Pemda tidak setiap bulan ada, jadi kemampuannya hanya sebulan-dua bulan,” terang Asep.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Selain itu, Pemkab Cianjur juga pernah memberikan bantuan sosial tunai (BST) kepada sekitar 14 ribu penerima. Akan tetapi, program itu belum berlanjut, karena mekanisme dan regulasi yang perlu diperjelas.

Pihaknya tidak ingin mengeksekusi program yang berbenturan dengan regulasi dari pemerintah pusat.

“Kebetulan ini ada penanganan kemiskinan ekstrem bagi 90,4 ribu warga miskin dan melibatkan pemerintah pusat. Jadi kami belum bisa mengeksekusi program apa yang dibiayai Pemkab, karena harus sesuai regulasi pusat,” tandas Asep.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{