Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kamera Direbut, Kaki Reza Diinjak, Prima Disekap

Terbit 1 May 2019 08:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kamera Direbut, Kaki Reza Diinjak, Prima Disekap — Cianjur Update
Ilustrasi Kekerasan Jurnalis

CIANJURUPDATE.COM, Bandung – Kekerasan terhadap jurnalis terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional di Gedung Sate, Bandung, Rabu (1/5/2019). Kejadian itu menimpa fotografer Tempo, Prima Mulia dan jurnalis freelance, Iqbal Kusumadireza alias Reza.

Saat itu, Reza dan Prima berkeliling sekitar Gedung Sate memantau kondisi pergerakan massa buruh yang akan berkumpul di sana, sekitar pukul 11.30. Keduanya melihat ada keributan antara polisi dengan massa yang didominasi berbaju hitam.

Mereka mengaku melihat massa berbaju hitam tersebut dipukuli polisi, keduanya pun langsung mengarahkan kameranya ke kejadian tersebut.

Iklan sevilage

Setelah pindah lokasi untuk mengabadikan gambar yang lain, Reza tiba-tiba dipiting oleh seorang anggota polisi. Menurutnya, polisi tersebut dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung yang diduga menggunakan sepeda motor Klx D 5001 TBS.

Baca Juga
Atasi Kebakaran Gunung Gede-Pangrango, Polres Cianjur Modifikasi Alat Pemukul Gepyok
Berita · Berita terkait

Reza dibentak dengan pertanyaan “dari mana kamu?” dan langsung langsung menjawab “wartawan”, sambil menunjukan id card persnya. Polisi tersebut malah mengambil kamera Reza sambil menginjak lutut dan tulang kering kaki kanannya berkali-kali.

“Sebelum kamera diambil juga udah ditendang-tendang. Saya memepertahankan kamera saya. Sambil bilang saya jurnalis,” kata Reza seperti diberitakan Tribun Jabar.

Polisi tersebut langsung menghapus sejumlah gambar yang sudah diabadikan Reza.

Sedangkan Prima Mulia mengalami hal yang sama, namun tidak mendapat kekerasan fisik. Prima mengaku disekap tiga polisi, diancam, dan foto-fotonya dihapus. Bahkan ada salah satu polisi yang mengatakan “Mau diabisin?”

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

Sementara itu Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, mengatakan dirinya akan memeriksa kebenaran kabar tersebut.

“Tadi memang banyak yang menggunakan pakaian hitam-hitam, memegang kamera dan mengaku wartawan. Jika ada info dugaan kekerasan terhadap wartawan, nanti saya akan periksa kebenarannya. Nanti dikoordinasikan,” paparnya. (rez/bbs)

Sumber: Kronologis Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Peringatan May Day di Bandung, Soal Dugaan Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan di Bandung, Begini Kata Kapolrestabes Bandung

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{