Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Nasional & Regional

Istri Ketua KPU Cianjur Disekap, Tangan Diikat Mulut Disumpal

Terbit 24 May 2019 06:09 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Istri Ketua KPU Cianjur Disekap, Tangan Diikat Mulut Disumpal — Cianjur Update
Foto ilustrai. Sumber: Pixabay

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur — Istri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, yang bernama Yanti, disekap dua orang tak dikenal, Kamis (23/5/2019) malam. Penyekapan itu terjadi di rumahnya di Kampung Karangtengah, RT 002 RW 009, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Saat itu Hilman sedang tidak ada di rumah, hanya ada istri dan anaknya yang masih kecil. Pelaku pun disebut menggunakan penutup muka saat beraksi.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan penyekapan tersebut. Belum diketahui motif pelaku karena aksi mereka lebih dulu diketahui warga.

Iklan sevilage

“Masih kami selidiki. Jika memang ada informasi terbaru, kami akan sampaikan lagi,” tuturnya saat diwawancara melalui telepon, Jumat (24/5/2019).

Baca Juga
Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Lakukan Sosialisasi Pengawasan Anggaran di Cipanas Cianjur
Nasional & Regional · Berita terkait

Kronologis istri Ketua KPU Cianjur disekap, kata Budi, pelaku masuk dari pintu depan yang tidak dikunci. Mereka pun mengikat Yanti dan menyeretnya ke bagian dalam rumah.

“Pelaku meminta korban untuk menelepon suaminya (Hilman, red), yang pada saat itu sedang tidak ada di rumah. Namun, pelaku belum sempat melanjutkan aksinya karena sudah diketahui warga,” tambahnya.

Budi menegaskan, penyebab istri Ketua KPU Cianjur disekap belum diketahui. “Intinya kami masih belum tahu motif pelaku itu apa,” tutupnya.

Baca Juga
Pastikan Pengerjaan Sesuai Standar, Bupati Cianjur Monitoring Pengerjaan Jalan di Tanggeung
Nasional & Regional · Berita terkait
Tangan Diikat, Mulut Disumpal

Sementara itu seorang warga sekitar, Dadan Bunyamin (39), mengaku melihat posisi Yanti berada di belakang luar rumah. Tangan Yanti diikat pada tiang toren air dan mulutnya diikat pakai kain.

“Saya lewat belakang rumah, saya melihat Ibu Yanti teriak. Anaknya Aria masih di dalam,” tuturnya.

Pria yang sehari-hari berptofesi sebagai penjual mi ayam ini mengatakan, ia sempat melihat ke dalam rumah untuk mencari tahu keberadaan pelaku. Namun ia melihat di dalam rumah sudah tak ada para pelaku. Dadan langsung membawa anaknya ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga
Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Gelar Reses di Pagelaran Cianjur
Nasional & Regional · Berita terkait

“Jadi saat menyergap kami berenam, saya lewat belakang rumah,” kata Dadan.

Tak lama kemudian kepolisian pun datang ke rumah ketua KPU. Berdasarkan informasi, kejadian tersebut berawal saat Yanti menjalankan salat Isya.

“Pelakunya dua orang keduanya memakai penutup muka. Mereka masuk lewat pintu depan, karena saya lupa belum mengunci pintu. Pelaku langsung saja masuk dan menyekap saya dengan mengikat saya dengan tali tambang plastik,” kata Yanti. (ct1/riz)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{