Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hari Terakhir Unjuk Rasa, Aliansi Buruh Cianjur Sweeping PT Pou Yuen Indonesia

Terbit 30 Nov 2021 08:28 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hari Terakhir Unjuk Rasa, Aliansi Buruh Cianjur Sweeping PT Pou Yuen Indonesia — Cianjur Update
SWEEPING: Hari terakhir unjuk rasa, buruh Cianjur Sweeping PT Pabrik Pou Yuen Indonesia. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Aliansi Buruh Cianjur melakukan sweeping di pabrik PT Pou Yuen Indonesia dan mengajak karyawan yang sedang bekerja melakukan unjuk rasa ke Gedung Sate Bandung, Selasa (30/11/2021) pagi.

Hari ini diketahui merupakan hari terakhir buruh berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung untuk memperjuangkan kenaikan upah minimum.

Di PT Pou Yuen Indonesia, ribuan buruh yang sedang bekerja berhenti melakukan aktivitas kerja dan ke luar pabrik. Sementara, serikat buruh sudah menunggu dengan mobil komando untuk bersama-sama menuju Bandung dan melakukan aksi unjuk rasa.

Iklan sevilage

Seorang karyawan, Siti (30) mengatakan, memang upah Rp 2,7 juta saat ini masih dirasakan kurang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Ada cicilan ke bank, jadi yang diterima Rp2 juta kurang, itu untuk hidup saya sama suami dan dua anak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Ia mengungkapkan, suaminya kerja tak tentu karena kebanyakan pabrik saat ini yang hanya mempekerjakan kaum perempuan saja dan jarang memperkerjakan kaum laki laki.

“Seharusnya laki-laki juga menjadi prioritas dalam pencarian lowongan kerja. Karena setiap kali dilihat, syarat loker itu harus perempuan,” keluhnya.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Sebelumnya, Bupati Cianjur, Herman Suherman sudah menandatangani rekomendasi kenaikan upah di tahun 2022 sebesar 6,5 persen. Jika dihitung kenaikan 6,5 persen, berarti jadi upah buruh di Cianjur jadi naik sekitar Rp2,8 juta.

Sementara itu, Kuasa Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur Yudi Junadi mengatakan, surat usulan kenaikan upah minimum kabupaten tahun 2022, sudah diserahkan ke Pemprov Jabar.

“Bupati telah mengeluarkan surat usulan berdasarkan aspirasi buruh Cianjur, yang nantinya akan disampaikan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,” singkatnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{