Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Gelar RDP Bahas Kelangkaan Gas Melon, Komisi II DPRD Cianjur Bakal Sidak Tempat Usaha Tak Layak Subsidi

Terbit 13 Apr 2026 12:49 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Gelar RDP Bahas Kelangkaan Gas Melon, Komisi II DPRD Cianjur Bakal Sidak Tempat Usaha Tak Layak Subsidi — Cianjur Update
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin), serta para agen gas elpiji, di Gedung Dewan, pada Senin 13 April 2026. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Bahas soal kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat, Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin), serta para agen gas elpiji, di Gedung Dewan, pada Senin 13 April 2026.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Aziz Muslim, mengatakan, hasil dari RDP ini menghasilkan sejumlah kesimpulan, salah satunya terkait penyebab kelangkaan elpiji 3 kilogram di masyarakat.

“Setelah RDP tadi, Alhamdulillah kami telah memiliki gambaran penyebab kelangkaan gas di masyarakat, salah satu dugaan kelangkaan itu adalah penggunaan gas subsidi oleh sektor yang tidak berhak, seperti restoran, peternakan ayam, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cianjur,” ujar Legislator PKB Cianjur Senin malam.

Iklan sevilage

Bahkan menurut Aziz, kemungkinan terjadinya dugaan penyalahgunaan tak berhak pakai program subsidi gas melon itu, akan segera didalami Komisi II bersama pihak terkait.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Sebagai tindak lanjut, kata Aziz, DPRD bersama dinas terkait pun akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi usaha, termasuk restoran, peternakan, dan dapur MBG untuk memastikan penggunaan gas subsidi tepat sasaran.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pertamina pusat serta instansi terkait di bidang energi dan sumber daya mineral (ESDM) untuk mendapatkan kejelasan distribusi dan pengawasan soal elpiji khususnya gas melon,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Kabupaten Cianjur, Hedi Permadi Boy, mengatakan, bahwa secara kuantitas pasokan, bahwa elpiji 3 kilogram di Cianjur sebenarnya dalam kondisi stabil.

“Kalau dihitung dari 2025 sampai sekarang, rata-rata distribusi sekitar 2,1 juta tabung per bulan. Seharusnya itu cukup dan tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Namun, ia mengaku adanya kemungkinan kebocoran distribusi di lapangan yang menyebabkan gas subsidi tidak tepat sasaran.

“Kelangkaan ini juga jadi tanda tanya bagi kami. Mungkin ada kebocoran di sektor lain, tapi secara kuota dari Pertamina itu sudah cukup,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa agen dilarang keras menjual elpiji kepada pihak yang tidak berhak, terlebih kepada oknum pengoplos. Jika terbukti melanggar, sanksi tegas akan diberikan.

Terkait dugaan penggunaan gas subsidi oleh dapur MBG, Hedi menyebut hal tersebut tidak diperbolehkan karena dapur program tersebut seharusnya menggunakan elpiji non-subsidi ukuran 12 atau 13 kilogram.

Baca Juga
Pedagang Kelapa di Pasar Muka Cianjur Tewas Ditusuk Sesama Pedagang, Polisi Buru Pelaku
Berita · Berita terkait

“Kalau memang ada dapur MBG yang memakai tabung 3 kg, itu jelas tidak boleh. Harusnya menggunakan tabung non-subsidi,” tegas dia.

Harapannya, Hiswana Migas bersama DPRD dan dinas terkait akan melakukan sinkronisasi data kebutuhan elpiji berdasarkan jumlah penduduk, pelaku UMKM, hingga sektor usaha lainnya, agar distribusi gas subsidi bisa lebih tepat sasaran.

“Kami yakin kuota sebenarnya cukup. Tinggal bagaimana pengawasan dan distribusinya agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Dadan Suherman | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{