Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Disebut Tidak Datang ke Lokasi Longsor Campakamulya, Ini Pembelaan BPBD Cianjur

Terbit 4 Nov 2021 00:23 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Disebut Tidak Datang ke Lokasi Longsor Campakamulya, Ini Pembelaan BPBD Cianjur — Cianjur Update
LONGSOR: Akibat longsor di Campakamulya, sebanyak 50 rumah mengalami kerusakan, mulai berat, sedang, hingga ringan. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Campakamulya, Cianjur mengonfirmasi hanya ada puluhan rumah yang rusak, akibat longsor yang terjadi pada Selasa (2/11/2021).

Sebelumnya dikabarkan, dampak longsor mengakibatkan ratusan rumah rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Namun demikian, Kades Desa Mekarjaya, Ahmad Saepudin menyayangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur belum ada yang turun ke lokasi bencana.

Iklan sevilage
LONGSOR: Akibat longsor di Campakamulya, sebanyak 50 rumah mengalami kerusakan, mulai berat, sedang, hingga ringan. (Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan, jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat pergerakan tanah ada 50 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari lima kedusunan.

“Pertama dusun Gunung Kemang, Dusun Bongas, Dusun Cilimus, Dusun Lewibitung, dan Dusun Mekar Manah. Jadi jumlahnya 50 KK itu dari keseluruhan dusun yang ada di wilayah Desa Mekarjaya,” ujarnya saat dihubungi wartawan.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Dia mengungkapkan, sementara yang putus jalan akses perekonomian masyarakat itu adanya di Dusun Lewibitung, yang tertimbun longsor di jalan kabupaten akses Jalan Bongas, Kampung Leuwi Bitung, Dusun Cilimus jalan lingkung desa akses jalan Cidadap Hilir Kampung Cilimus.

“50 rumah itu yang tergerus oleh air, tertimpa tanah, sebagain lagi pergeseran tanah tersebut. Alhamdulillah tidak ada korban, pemerintahan desa cepat tanggap dari muka Babinsa, Babinmas, RT, RW, Kadus, dan BPD telah menanggulangi ke pemukiman yang tidak rawan longsor,” ungkap dia.

Dia mengungkapkan, ada dua rumah yang rusak berat yaitu di dusun Cilimus, hingga dirobohkan oleh warga setempat atas dasar kegotongroyongan dan kebersamaan warga setempat. Rumah yang rusak sedang kisaran 20 rumah dan sisanya rusak ringan.

“Sampai saat ini dari pemerintah kabupaten maupun dari BPBD Kabupaten belum ada yang turun. Kami pemerintahan desa kewalahan, kami sendiri inisiatif memberikan bantuan kepada warga satu KK Rp200 ribu, di kali 50 KK, saya kewalahan dan itu dari uang pribadi saya bukan anggaran dari pemerintah,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, saking pedulinya kepada masyarakat, saking butuhnya masyarakat bantuan tersebut, akhirnya pihak desa menyisihkan uang untuk masyarakat yang terkena musibah.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Sampai saat ini, detik ini, belum ada yang mengkonfirmasi kepada saya pihak pihak atau instasi dari Pemda maupun dari BPBD Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.

Bagi yang rumahnya rusak berat telah diungsikan ke tetangga da sodara korban. Pemerintah desa sudah berupaya memfasilitasi ke sekolah atau ke kantor desa, namun para korban yang rumahnya rusak berat, tidak mau dan lebih memilih mengungsi ke keluarga dan tetangga.

“Harapan saya ke depan marilah pemerintah desa dan Pemda kabupaten Cianjur dan BPD BPPD ingin ada kerja samanya. Bagaimana merumuskan, mengantisipasi, dan menyelesaikan musibah ini,” paparnya.

Dengan demikian, lanjut dia, warga setempat yang terkena musibah merasakan keadilan bahwa pemerintah peduli terhadap warga yang terdampak.

“Jangan sampai masyarakat yang terkena musibah ditelantarkan. Dikarenakan masyarakat juga mungkin mengharapkan keadilan dari kabupaten, maupun dari pemerintahan desa,” ucapnya.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Pembelaan BPBD Cianjur

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur, Ade Bobon mengatakan, ada perwakilan tim BPBD yang datang ke lokasi bencana.

“Namun, dari hasil laporan ternyata itu bukan longsor yang besar, hanya urug (longsor) biasa saja,” ungkapnya kepada Cianjur Update, Kamis (3/11/2021).

Saat ini, pihaknya memiliki banyak kendala ketika bencana terjadi di beberapa wilayah sekaligus. Khususnya dalam hal kendaraan dan jumlah personel.

“Maka dari itu, saat ini kita memaksimalkan Retana, apabila terjadi bencana di desa-desa yang jauh,” tutupnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{