Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan 1.400 Guru SD dan SMP, Pelosok Selatan Jadi Area Terdampak Utama

Terbit 7 Oct 2026 23:51 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan 1.400 Guru SD dan SMP, Pelosok Selatan Jadi Area Terdampak Utama — Cianjur Update
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Ruhli Solehudin. Foto: Rendi Irawan/ Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mencatat krisis tenaga pendidik sebanyak 1.400 orang untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Defisit jumlah guru tersebut mendominasi wilayah pelosok Cianjur Selatan.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menjelaskan bahwa fenomena kekurangan guru ini terjadi seiring dengan tingginya angka pensiun pegawai yang tidak seimbang dengan penambahan personel baru.

"Sebelumnya memang gencar pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu. Tapi banyak juga yang pensiun, sehingga Cianjur kini kekurangan sedikitnya 1.400 guru," ujar Ruhli, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga
DEKOPINDA Cianjur Audiensi dengan Wamenkop RI, Dorong Penguatan Regulasi dan Kolaborasi Koperasi
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Kondisi tersebut paling parah dirasakan oleh sekolah-sekolah yang berada di wilayah geografis terpencil di bagian selatan Cianjur. Keterbatasan personel memaksa sebagian tenaga pengajar merangkap tugas.

"Mayoritas sekolah yang kurang guru ada di Cianjur Selatan. Satu guru bisa mengajar beberapa kelas sekaligus, bahkan beberapa mata pelajaran," tutur Ruhli.

Ketimpangan jumlah pengajar ini dinilai berpotensi mengganggu efektivitas serta mutu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah-sekolah terdampak.

Baca Juga
Pilkades Serentak 47 Desa di Cianjur Diundur hingga November 2026
Berita · Berita terkait

"Tentu akan berdampak. Makanya kami sedang berupaya mencari solusi, jangan sampai kekurangan guru menghambat kegiatan belajar dan mengajar," kata Ruhli.

Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Disdikpora Cianjur tengah menyusun skema pemetaan dan redistribusi guru dari sekolah yang memiliki kelebihan personel menuju wilayah yang membutuhkan.

"Sambil menunggu adanya penangkaran guru ASN baru, kami coba lakukan pemerataan guru ke sekolah yang kekurangan guru di selatan. Sehingga terjadi pemerataan pendidikan di Cianjur," pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Reza Renaldi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{