Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dampak Cacar Monyet Berbahaya, Ini Ciri-Ciri dan Gejalanya

Terbit 2 Aug 2022 07:13 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dampak Cacar Monyet Berbahaya, Ini Ciri-Ciri dan Gejalanya — Cianjur Update
Dampak Cacar Monyet Berbahaya, Ini Ciri-Ciri dan Gejalanya.(Ilustrasi: Pixabay.com)

Cianjur Update, Cianjur – Cacar monyet saat sedang menghantui masyarakat. Ternyata, cacar monyet pun memiliki dampak yang berbahaya bagi manusia dengan ciri-ciri dan gejala tertentu.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur ikut mengantisipasi penyebaran penyakit kulit tersebut. Akan tetapi, penualran cacar monyet tersebut tidak melalui udara layaknya Covid-19. Namun, cacar monyet menular jika berdekatan dengan penderita.

Bahkan, harus menghindari kontak dengan penderita cacar monyet karena memiliki dampak yang berbahaya. Masyarakat pun harus tetap waspada dengan gejala dan ciri-ciri cacar monyet walau di Indonesia belum ditemukan. Pemerintah Pusat pun aktif melaksanakan screening terhadap wisatawan mancanegara yang terindikasi cacar monyet.

Iklan sevilage

“Sebetulnya sejak lama, cacar monyet ini sudah ada. Tapi di Indonesia belum ditemukan. Penyebarannya juga tidak melalui udara, ini itu semacam kelainan kulit,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal kepada wartawan, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga
Aktivitas Sesar Cisokan Picu Gempa M 4,3 Cianjur, BPBD Terjunkan Tim Cek Dampak
Berita · Berita terkait

Yusman mengatakan, gejala cacar monyet tidak sama dengan cacar biasa. Cacar monyet memiliki tingkat keparahan yang tinggi. Tidak hanya itu, ciri-ciri cacar monyet adalah bintik yang cukup besar layaknya gelembung berisi cairan bening.

Berbeda dengan cacar monyet, gejala dan ciri-ciri cacar biasa hanya berupa bintik berwarna merah. Tidak hanya menyerang kulit, cacar monyet pun bisa memiliki dampak scabies atau buduk.

“Ukurannya juga cukup besar dan terlihat di dalamnya itu ada seperti cairan bening dengan diperparah scabies atau lebih kita kenal buduk santri,” ungkap dia.

Baca Juga
Masker di Cianjur Jadi Langka dan Mahal Pasca Terdampak Abu Vulkanik GAK
Berita · Berita terkait

Selain itu, dampak cacar monyet pada manusia pun semakin meluas dengan adanya infeksi sekunder apabila tidak diobati dengan antibiotik.

“Untuk mengobati dengan antibiotik mencegah infeksi. Selain itu, obat antiseptik untuk mencegah meluasnya cacar monyet ke bagian kulit lainnya. Yang perlu diwaspadai jika tidak diobati yakni terjadinya infeksi sekunder,” ungkap Yusman.

Pemkab Cianjur Imbau Warga Waspada Dampak Cacar Monyet pada Manusia

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap dampak cacar monyet pada manusia. Walaupun di Kabupaten Cianjur belum ditemukan cacar monyet, tetapi kewasapadaan sangat diperlukan.

Baca Juga
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Pemkab Cianjur Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Berita · Berita terkait

Khususnya daerah yang menjadi destinasi turis mancanegara. Mulai dari Cipanas dan Mande. Sebab, dua wilayah itu menjadi yang paling banyak diminati oleh turis asing.

“Dua daerah itu banyak juga yang didatangi wisatawan luar, jadi harus berhati-hati dan menghindari jika adanya indikasi. Kalau mengalami gejala seperti cacar monyet, segera ke puskesmas atau rumah sakit agar bisa tertangani dan tidak meluas,” tutup dia.(afs)

Berita Terkait

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{