Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cerita Bocah SD Jualan Kue di Pemalang, Ingin Bertemu Ayahnya di Cianjur

Terbit 6 Oct 2019 10:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Cerita Bocah SD Jualan Kue di Pemalang, Ingin Bertemu Ayahnya di Cianjur — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Pemalang – Endrianto Asep, bocah kelas 3 SD di Desa Loning, RT 06/RW 01, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sangat ingin bertemu ayahnya di Cianjur, Jawa Barat. Ia pun rela menukar waktu bermain dengan menjajakan kue risoles demi menopang kebutuhan keluarga dan bertemu ayahnya.

Kini, ia tinggal bersama kakek, nenek, sepupu, dan budhenya yang bernama Idha Sunoto. Mereka tinggal di rumah yang cukup sederhana.

Kedua orangtuanya telah lama bercerai. Endri pun mengaku tidak pernah bertemu ayah kandungnya, sedangkan ibunya telah enam tahun tidak pulang karena ikut suami barunya di Bandung. Kini Endri hanya memandangi wajah bapaknya melalui album foto saja.

Iklan sevilage

Sempat ke Cianjur, Tapi..

Budhe Endri, Idha Sunoto, bercerita, keinginan Endri bertemu bapak kandungnya kuat sekali. Dia pun sempat menabung untuk ongkos ke Cianjur.

Baca Juga
Atasi Kebakaran Gunung Gede-Pangrango, Polres Cianjur Modifikasi Alat Pemukul Gepyok
Berita · Berita terkait

“Kemarin sebelum dikhitan, Endri bilang pingin ketemu bapak dulu, akhirnya saya antar ke sana,” katanya seperti dikutip dari Radar Tegal.

Namun selama satu hari satu malam di Cianjur, mereka tidak ketemu ayah Endri. Hanya berbekal alamat yang tidak jelas, mereka hanya muter-muter saja.

“Katanya ayahnya di Cianjur Barat. Tapi kita ternyata nyarinya ke Cianjur Utara. Akhirnya tidak ketemu,” tambahnya.

Idha berkata, ibu kandung Endri sudah mengetahui aktivitas anaknya membantu berjualan. Namun ekonomi dia sendiri menurutnya sedang kesusahan, sehingga tidak bisa mengajak Endri tinggal dengannya.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

Endri mengisahkan dirinya yang telah berjualan kue sejak sekitar setengah tahun yang lalu. Bahkan, jajanannya itu dibuat sendiri oleh neneknya, Casmiah, dibantu oleh Idha.

Pada mulanya, Endri melihat neneknya pulang berjualan dengan barang dagangan masih banyak dan merasa iba. Dari situlah kemudian Endri ingin membantu neneknya.

“Nenek pulang jualan tapi jajanannya masih banyak, terus aku bilang biar Endri bantuin berkeliling,” ucapnya.

Setelah itu, setiap pulang sekolah Endri rajin berjualan. Bocah itu keluar sendirian dengan keranjang berisi jajanan. Guna mengatasi terik matahari, Endri menutupi kepalanya dengan topi.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

Endri berjualan dari Desa Loning sampai ke Desa Klareyan, Pegundan, bahkan ke Petarukan hanya dengan berjalan kaki. Apabila dihitung-hitung perjalanan Endri bisa lebih dari 10 km.

Bocah itu akan langsung menghampiri ketika ada pembeli yang memanggilnya. Masing-masing kid dihargai seribu. Uang-uang jualannya dia kumpulkan ke dalam plastik.

Namun, Endri mengaku menyukai aktivitasnya menjajakan kue karena dagangannya kerap habis. Terkadang Endri mendapat uang tambahan karena ada yang sengaja membayarnya dengan uang lebih.(ct1/bbs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{