Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cegah Sekarang! Sungai di Cianjur Sudah Tercemar Bakteri E. Coli, Bisa Membuat Bayi Baru Lahir Mengalami Meningitis

Terbit 4 Jul 2024 22:30 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Cegah Sekarang! Sungai di Cianjur Sudah Tercemar Bakteri E. Coli, Bisa Membuat Bayi Baru Lahir Mengalami Meningitis — Cianjur Update
Aliran sungai di Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Aliran sungai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kini menghadapi masalah pencemaran bakteri Escherichia Coli (E. coli).

Aliran sungai di Cianjur bisa tercemar bakteri E. coli disebabkan oleh kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ke sungai.

Apa dampaknya jika aliran sungai di Cianjur tercemar bakteri E.Coli?

Iklan sevilage

Bakteri E. coli biasanya hidup di usus manusia dan hewan, membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Namun, beberapa jenis E. coli dapat menghasilkan racun yang berbahaya dan menyebabkan infeksi serius.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Infeksi E. coli dapat menyebabkan diare parah, infeksi saluran kemih, meningitis pada bayi baru lahir, dan bahkan sepsis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengungkapkan bahwa tingkat kandungan E. coli di sungai masih berada pada level sedang.

“Meskipun tidak kritis, kategori ini masih perlu perhatian,” ujarnya pada Kamis (4/7/2024).

Indeks kualitas air (IKA) sungai di Cianjur saat ini berada di angka 50,78. Untuk mencapai target optimal sebesar 65, berbagai upaya masih diperlukan.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

“IKA di Cianjur belum mencapai beban optimalnya, ada beberapa indikator yang belum tercapai,” tambah Komarudin.

Komarudin menekankan pentingnya meningkatkan kualitas air sungai, terutama dengan mengatasi polusi sampah.

Ia menyebutkan bahwa sosialisasi kepada masyarakat harus lebih masif untuk mencegah pembuangan sampah ke sungai.

Selain itu, Komarudin menyatakan bahwa limbah rumah tangga dan pabrik di Cianjur tidak terlalu mempengaruhi kualitas air, karena sebagian besar rumah telah dilengkapi septic tank.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

“Tercemarnya air sungai oleh E. coli lebih dipengaruhi oleh sampah daripada limbah rumah tangga,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur juga mulai rutin membersihkan sampah di kawasan hulu sungai, terutama yang bermuara ke Sungai Citarum.

“Kami sudah dua kali melakukan pembersihan di wilayah hulu. Pada Sabtu ini, kami akan turun ke kawasan hulu Sungai Cikundul di Kecamatan Sukaresmi untuk membersihkan sampah,” pungkasnya.

Untuk mencegah infeksi E. coli, penting untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setelah menggunakan toilet dan sebelum makan, memasak daging hingga matang sempurna, menghindari susu mentah dan produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi, serta mencuci buah dan sayuran dengan baik sebelum dikonsumsi.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{