Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Catatan Dr Indra : Belajar Bencana Dari Bencana

Terbit 4 Feb 2019 06:55 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

, Cianjur – Peristiwa bencana sering menyisakan penderitaan, sehingga terasa pahit untuk dihadapi. Bencana selalu berdampak merusak bahkan menghancurkan segalanya. Akan tetapi dari semua peristiwa merupakan proses belajar dan proses pembelajaran yang mahal untuk kehidupan.

Maka dari itu, Dr Indra hendak pengalaman dan analisanya lewat ‘Belajar Bencana Dari Bencana’. Menyikapi peristiwa bencana ada juga dampak positif dimana masyarakat saling membantu dan berusaha bangkit dari kehancuran secara bersama-sama.

Menurutnya, tidak ada seorangpun yang siap menghadapai bencana. Namun, semua pihak dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana. Bahkan dapat meminimalisir dan mencegah terjadinya bencana dengan berprilaku baik.

Iklan sevilage

“Salah satu caranya yaitu menjaga keseimbangan alam, serta mempersiapkan masyarakat dari mulai usia dini dalam merespon setiap kejadian bencana, di bumi Indonesia negeri Rawan Bencana,” ungkapnya Senin (04/02/2019).

Baca Juga
Dukung Semangat Belajar di Tahun Ajaran Baru, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%
Berita · Berita terkait

Kata dia, masyarakat Indonesia saat ini dibuat tidak berkedip mata, menyaksikan berbagai peristiwa yang melanda negeri silih berganti di beberapa daerah.

“Sebut saja gempa lombok disusul yang masih hangat dalam ingatan kita terjadinya tsunami selat sunda yang menelan banyak korban jiwa. Namun hal yang perlu digaris bawahi adalah kejadian serupa seharusnya tidak boleh terjadi dua kali dan melanda tempat yang sama,” ujarnya.

Dr Indra :Implementasikan Anggaran Pendidikan untuk Kebencanaan

Berbicara mengenai solusi, latihan dalam hal menghadapai bencana menurutnya efektif dilakukan dan dikenalkan sejak usia dini. Jika memungkinkan latihan dengan mentriger early warning terhadap masyarakat yang tinggal di daerah rawan.

Baca Juga
Sambut HUT ke-81 RI, Light Up The Dream PLN UP3 Cianjur Nyalakan Harapan dan Semangat Belajar di Cianjur Selatan
Berita · Berita terkait

“Jika kita melihat ke Jepang di mana masyarakat disana sudah terbiasa hidup dalam bayang-bayang bencana maka mulai dari anak TK sampai orang dewasa sudah siap dengan segala bentuk bencana yang mungkin terjadi,” bebernya.

Dia menegaskan, kewajiban untuk mengedukasi masyarakat adalah tugas dari pemerintah. Pemerintah sendiri menurutnya, berkewajiban mengeluarkan kebijakan dan undang-undang yang bersifat mengikat mengenai tidakan preventif dalam menghadapi bencana dan pengetahuan mengenai bencana hendaknya dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.

“Anggaran pendidikan yang saat ini sangat besar hendakanya dapat diimplemenasikan untuk mengkaji secara mendalam sehingga kedepan Indonesia menjadi negara yang tangguh bencana, mari belajar dari Jepang dimana mereka sudah menerapkan kurikulum masalah bencana ini sejak usia dini,” tandasnya.(riz)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{