Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bupati Wahyu Gratiskan Persalinan Bagi Warga Tak Mampu, Janji Turunkan AKI, AKB, dan Stunting

Terbit 12 Jun 2025 09:08 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bupati Wahyu Gratiskan Persalinan Bagi Warga Tak Mampu, Janji Turunkan AKI, AKB, dan Stunting — Cianjur Update
Pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2023–2028, yang digelar di Pancaniti Pendopo pada Kamis (12/6/2025).

CIANJURUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta prevalensi stunting melalui berbagai program kolaboratif. Salah satunya adalah memastikan layanan persalinan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian, saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2023–2028, yang digelar di Pancaniti Pendopo pada Kamis (12/6/2025).

Acara ini mengangkat tema “Bidan Hadir dalam Kolaborasi dan Sinergitas untuk Mewujudkan Indonesia Sehat 2045.”

Iklan sevilage

Bupati Wahyu Ferdian menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang merata dan penuh empati.

Baca Juga
Jalan Utama Rusak Parah, Warga Cikadu Nekat Pertaruhkan Nyawa Lintasi Jembatan Gantung Pakai Mobil
Berita · Berita terkait

“Sesuai dengan tagline Melayani dengan Cinta, kami ingin seluruh masyarakat Cianjur dapat dilayani dengan baik dan penuh kasih. Kami harap kepengurusan IBI yang baru dapat bersinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menurunkan AKI, AKB, dan angka stunting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama para stakeholder dan organisasi profesi sedang merancang sistem layanan dan rujukan yang optimal agar tidak ada lagi keterlambatan dalam penanganan pasien.

“Kita juga akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya pelayanan kesehatan sejak dini,” tambahnya.

Galuh Sifa Famila Ketua PC IBI Kabupaten Cianjur dalam kesempatan yang sama memaparkan sejumlah inovasi, salah satunya adalah program “Kadung Cinta.”

Baca Juga
DPD Golkar Cianjur Siap Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi
Berita · Berita terkait

Program ini mengusung konsep pendampingan oleh “ibu asuh” yang akan memantau kondisi ibu hamil sejak awal hingga proses persalinan, demi memastikan keselamatan ibu dan bayi.

Terkait isu stunting, Ketua IBI menekankan bahwa peran bidan sangat krusial dalam pencegahan dan penanganan.

“Seluruh bidan, baik yang bertugas di puskesmas, rumah sakit, praktik mandiri, maupun di desa-desa, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam penurunan angka stunting. Kolaborasi antar profesi sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa bidan desa rutin mengupdate data stunting di wilayahnya serta melakukan pendampingan langsung untuk memastikan intervensi yang tepat.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Dengan memastikan bahwa tidak ada warga Cianjur yang akan kesulitan melahirkan karena alasan biaya.

“Jika memang benar tidak mampu, masyarakat bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah daerah siap mendukung sepenuhnya tanpa membebani masyarakat dengan biaya,” tegasnya.***

Editor: Dadan Suherman

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{