Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bupati Sebut Kemiskinan Ekstrem di Cianjur Turun, Kini Peringkat 13 di Jawa Barat

Terbit 21 Mar 2024 22:14 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bupati Sebut Kemiskinan Ekstrem di Cianjur Turun, Kini Peringkat 13 di Jawa Barat — Cianjur Update
Bupati Cianjur H Herman Suherman saat diwawancarai wartawan di Pendopo Cianjur. (Foto: Instagram/h.hermansuherman)

CIANJURUPDATE.COM – Bupati Cianjur H Herman Suherman mengklaim bahwa ada penurunan signifikan dalam tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cianjur.

Ia menjelaskan, awalnya awalnya Cianjur menempati peringkat 26 dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dalam hal kemiskinan ekstrem. Namun, kini mengalami penurunan menjadi peringkat 13.

“Dan hari ini, dengan bangga saya sampaikan bahwa kami kembali mengalami penurunan menjadi peringkat 10 di Jawa Barat,” kata Herman dilansir dari akun Instagram @h.hermansuherman Jumat (22/3/2024).

Iklan sevilage

Prestasi ini, menurut Herman, merupakan hasil dari kerja keras dan kerjasama semua pihak yang terlibat, termasuk jajaran pemerintah daerah dan berbagai stakeholder terkait lainnya.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Hal ini berkat kerjasama bersama semua pihak dan jajaran terkait, hal ini harus terus ditingkatkan dalam berprestasi di segala bidang,” tambahnya.

Herman juga menegaskan bahwa peningkatan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari upaya yang lebih besar dalam menanggulangi kemiskinan.

“Saya yakin dan percaya orang-orang yang saat ini dilantik adalah orang-orang pilihan yang akan memberikan kinerja dan prestasi terbaiknya di tempatnya masing-masing,” ucapnya penuh keyakinan.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah sebuah ibadah.

“Niatkan pekerjaan kita saat ini dalam melayani warga Cianjur sebagai sebuah ibadah pengabdian kepada Allah melalui amanah jabatan yang telah Allah berikan kepada kita saat ini,” ungkap dia.

Untuk diketahui, kemiskinan ekstrem, juga dikenal sebagai kemiskinan absolut, adalah kondisi di mana seseorang atau kelompok hidup dalam keadaan yang sangat miskin dan tidak memiliki akses yang memadai terhadap kebutuhan dasar manusia, seperti makanan, air bersih, tempat tinggal yang layak, pakaian, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Kemiskinan ekstrem sering kali diukur dengan standar internasional yang mengacu pada garis kemiskinan global, misalnya, garis kemiskinan yang ditetapkan oleh Bank Dunia.

Orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem seringkali tidak memiliki sumber daya atau akses yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Mereka mungkin terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang sulit untuk mereka keluarinya, karena kurangnya pendidikan, peluang kerja yang terbatas, atau ketidakstabilan politik dan sosial di wilayah mereka.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{