Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

BRIN dan PT Mitra Natura Raya Sukses Bangun Inovasi Pengelolaan Kebun Raya Makin Signifikan

Terbit 11 Jul 2026 18:00 WIB · 4 menit dibaca
Bagikan
BRIN dan PT Mitra Natura Raya Sukses Bangun Inovasi Pengelolaan Kebun Raya Makin Signifikan — Cianjur Update
Salah satu Kebun Raya di Indonesia, yakni Kebun Raya Cibodas. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Melestarikan kawasan konservasi tumbuhan eks-situ yang telah berusia ratusan tahun sembari tetap adaptif terhadap dinamika zaman modern merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan aset negara. Dalam beberapa tahun terakhir, inovasi pengelolaan Kebun Raya milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Indonesia menunjukkan lompatan yang signifikan dalam banyak aspek.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Arif Satria menegaskan komitmen BRIN untuk menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur berbasis inovasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Temu Bisnis Strategis Berbasis Kemitraan Publik-Swasta yang diselenggarakan di Jakarta pada Desember 2025 lalu.

“Salah satu strategi utama dalam menghadapi masifnya perubahan global adalah penguatan kemitraan publik-swasta atau Public-Private Partnership (PPP). Sektor swasta memiliki peran krusial dalam memajukan industri nasional,” ujar Arif.

Iklan sevilage

BRIN memiliki contoh sukses nyata dalam Kemitraan Publik-Swasta dalam pengelolaan Kebun Raya BRIN. PT. Mitra Natura Raya yang merupakan entitas dari Dyandra Group (IDX: DYAN) yang secara dedicated mengelola empat Kebun Raya milik BRIN yaitu Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi dan Bali, kawasan yang dulunya dinilai kaku dan birokratis kini bertransformasi menjadi sebuah pengelolaan aset negara yang modern, hijau, akuntabel dan mendapat pengakuan internasional.

Paling menarik dari transformasi tersebut, fungsi utama Kebun Raya yang telah diatur oleh negara tetap terjaga dan tidak melenceng. Sehingga pengembangan dan modernisasi fungsi wisata tetap berjalan harmonis dengan fungsi konservasi, riset dan edukasi.

Baca Juga
117 Bangunan Liar Jalur Cimacan–Tugu Tauco Ditertibkan, Pemprov Jabar Beri Kompensasi Rp5 Juta
Berita · Berita terkait

Selama beberapa dekade, operasional Kebun Raya nasional—seperti Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali—sangat bergantung pada keterbatasan anggaran belanja dinas pemerintah dan fluktuasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) konvensional. 

Ketergantungan pada PNBP ini membatasi ruang gerak untuk melakukan inovasi infrastruktur pelayanan publik, modernisasi fasilitas, maupun optimalisasi program konservasi tumbuhan yang membutuhkan biaya besar. Hampir setiap tahun, pendapatan PNBP tersebut kembali terserap habis untuk operasional pemeliharaan rutin Kebun Raya.

Perubahan paradigma dimulai ketika diperkenalkannya skema kemitraan pemerintah-swasta atau Public-Private Partnership (PPP). Dalam hal ini, PT Mitra Natura Raya (anak usaha dari Dyandra Group - DYAN) hadir sebagai mitra strategis profesional swasta yang dipercaya oleh BRIN untuk mengelola dan memodernisasi fungsi pelayanan publik dan wisata di empat Kebun Raya nasional tersebut.

Langkah restrukturisasi ini didorong oleh visi untuk memisahkan beban operasional harian fungsi wisata Kebun Raya dari tugas harian Aparatur Sipil Negara (ASN) periset, sehingga sesuai dengan tugas pokok BRIN, ASN periset dapat kembali fokus pada tugas inti periset, yaitu penelitian, konservasi terkait keanekaragaman hayati Indonesia dan riset lingkungan. 

Baca Juga
Tegakkan Aturan, Pemkab Cianjur Tertibkan Bangunan Tak Berizin di RUMIJA dan DAS pada Empat Kecamatan
Berita · Berita terkait

Sebaliknya, PT Mitra Natura Raya mengembangkan kompetensi profesionalnya untuk mengelola aspek pelayanan dan wisata, mulai dari manajemen pengunjung, optimalisasi hospitality service, diversifikasi produk wisata kreatif, kebersihan, pemasaran digital, hingga pemeliharaan fasilitas umum demi kenyamanan publik.

Keberhasilan sebuah transformasi aset negara di bawah kolaborasi kemitraan pemerintah tidak boleh hanya diukur dari aspek pelayanan dan visual, melainkan dari akuntabilitas finansial yang transparan dan kepatuhan hukum sesuai hukum yang berlaku. 

Dalam aspek ini, kemitraan PT Mitra Natura Raya bersama BRIN mendapatkan pengakuan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) dimana PT Mitra Natura Raya kini resmi terdaftar sebagai Mitra Instansi Pengelola (MIP) di Kemenkeu, tidak banyak lembaga swasta yang mendapatkan sertifikasi MIP ini untuk mengelola aset negara. 

Pencatatan ini bukan sekadar administratif, melainkan sebuah bentuk pengakuan atas keberhasilan optimalisasi aset milik negara yang dijalankan secara akuntabel dan profesional oleh PT. Mitra Natura Raya.

Baca Juga
Dipicu Pembakaran Sampah, Lahan Alang-Alang di Pinggir Jalan Raya Cipanas Hangus Terbakar
Berita · Berita terkait

Keberhasilan mendapatkan sertifikasi MIP dari Kemenkeu ini menandakan realisasi penerimaan negara dari Kebun Raya telah terjadi peningkatan efektivitas cukup signifikan dalam hal penerimaan PNBP sebelum dan setelah kemitraan oleh PT. Mitra Natura Raya. Bahkan kemitraan Kebun Raya ini dijadikan contoh oleh Kementrian Keuangan dalam pelatihan Bimbingan Teknis PNBP kepada Kementrian dan Instansi Lembaga lain. 

“Kehadiran PT Mitra Natura Raya dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor menjadi inspirasi bagi kementerian dan lembaga untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan aset negara yang lebih baik," ujar Pimpinan Bimtek PNBP dari Kementrian Keuangan, Bapak Moedji Sampurnanto dalam keterangan kepada media dikutip pada Juni 2026 lalu.

Managing Director PT. Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto mengatakan kemitraan pengelolaan Kebun Raya milik BRIN adalah sebuah pembuktian bahwa inovasi kreatif swasta dan idealisme riset konservasi bukanlah dua kutub yang harus saling berlawanan. Bersama BRIN, kemitraan pengelolaan Kebun Raya yang strategis dan diakui oleh Kemenkeu, pengakuan regional melalui ASEAN Tourism Awards 2026 dan di berbagai forum internasional, PT Mitra Natura Raya telah menjadi sebuah role model dalam Kemitraan Pemerintah-Swasta (PPP) dimana swasta dapat berperan dengan memberi manfaat lebih dalam mengelola aset atau layanan negara.

“Kesuksesan kemitraan Kebun Raya ini memiliki proporsi kemitraan yang seimbang antara optimalisasi asset, pengembangan bisnis kreatif wisata serta menjaga marwah Kebun Raya yang erat dengan komunitas akademik dan isu lingkungan sepenuhnya berjalan seimbang dalam konteks PPP ini, Kebun Raya menjadi contoh tata kelola kolaboratif, aset tetap milik negara, riset berjalan, sekaligus memberi manfaat ekonomi dan edukasi,” ujar Marga.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Dadan Suherman | Editor: Dadan Suherman
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur