Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Hajatan Tasyakur Nelayan Jayanti ke-59 Digelar, Dorong Pelestarian Tradisi dan Penguatan Ekonomi Lokal

Terbit 10 Jul 2026 13:04 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Hajatan Tasyakur Nelayan Jayanti ke-59 Digelar, Dorong Pelestarian Tradisi dan Penguatan Ekonomi Lokal — Cianjur Update
Suasana Muara Jayanti di Kecamatan Cidaun yang menjadi pusat aktivitas nelayan sekaligus lokasi penyelenggaraan Hajatan Tasyakur Nelayan Jayanti ke-59 Tahun 2026. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Masyarakat pesisir Kecamatan Cidaun akan menggelar Hajatan Tasyakur Nelayan Jayanti ke-59 Tahun 2026 pada 11–15 Juli 2026. Tradisi tahunan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus upaya melestarikan budaya pesisir dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.

Rangkaian kegiatan akan diisi dengan pertandingan bola voli putra dan putri, hiburan musik, tablig akbar, kirab budaya, upacara adat, hingga pagelaran wayang golek sebagai puncak acara.

Camat Cidaun Gagan Rusganda, mengatakan konsep utama kegiatan tersebut berfokus pada ungkapan syukur masyarakat nelayan.

Iklan sevilage

"Konsepnya lebih kepada syukuran nelayan," ujarnya.

Baca Juga
ABPEDNAS Dorong BPD Cianjur Tingkatkan Pengawasan Pengelolaan Dana Desa
Berita · Berita terkait

Menurutnya, penyelenggaraan hajatan nelayan juga diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan yang berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

"Manfaatnya bisa menarik kunjungan wisatawan dan dihubungkan dengan pengembangan UMKM," ucapnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga
Wakil Bupati Cianjur Dorong Relawan Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan Anti Narkotika
Berita · Berita terkait

"Ini merupakan bagian dari upaya menjaga tradisi dan semangat gotong royong," jelasnya.

Ia menambahkan, Tasyakur Nelayan merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil laut dan keselamatan para nelayan selama melaut.

"Wujud syukur merupakan ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki hasil laut dan keselamatan yang diberikan kepada para nelayan saat melaut," tuturnya.

Lebih lanjut, Gagan menilai tradisi tersebut juga memiliki nilai sosial karena mampu mempererat hubungan antarwarga.

Baca Juga
Sambut Hari Jadi Cianjur ke-349, Wisata Alam Sevillage Sediakan Promo Diskon Besar-besaran Khusus Warga Lokal
Berita · Berita terkait

"Merawat tradisi dan gotong royong berarti menjaga kelestarian budaya pesisir Cidaun sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga," lanjutnya.

Ia berharap potensi budaya lokal terus dikembangkan sehingga mampu menjadi daya tarik wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Potensi budaya seperti ini harus terus kita dorong agar mampu menarik wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi lokal," pungkasnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Indra Arfiandi
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur