Belasan Orang Diamankan, Kapolda Jabar: Kita Akan Periksa
– Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi, menyayangkan pembakaran ban saat demo di Cianjur yang berujung ricuh, Kamis (15/8/2019). Menurutnya pembakaran ban tersebut mengganggu masyarakat.
“Unjuk rasa itu boleh tapi pembakaran ban itu kan tidak boleh, mengganggu. Polisi itu berusaha memadamkan. Saat ditanya Ibu Kapolres, ban tersebut itu diambil di jalan,” tuturnya saat menjenguk anggota polisi yang dirawat di RSUD Cianjur, Kamis (15/8/2019).
Menurut Rudy, persyaratan unjuk rasa itu tidak boleh ada pembakaran ban. Semua yang terlibat dalam unjuk rasa ini, yang bisa dihukum pasti akan dihukum.

“Persyaratan unjuk rasa tidak ada bakar ban. Kan ada rekamannya. Pokoknya yang terlibat salam kegiatannini yang bisa dihukum pasti kami dihukum,” ucapnya.
Belasan Orang Diamankan
Saat ini ada 15 orang yang terlibat demo ricuh yang sudah di amankan di Polres Cianjur. Rudy mengatakan pihaknya akan mendalami kasus ini.
“Ada 15 orang di polres. Kami akan dalami. Saya akan lihat apakah ada pelaku utamanya di polres, kita akan periksa apakah ini memang direncanakan oleh mereka,” kata dia.
Rudy menegaskan akan melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. “Ya kita hukum aja sesuai dengan ketentuan yang ada, apa yang dia lakukan hukumannya itu,” ucap dia.
Rudy mengimbau kepada masyarakat, unjuk rasa itu diperbolehkan namun tetap.harus menaati peraturan yang berlaku.
1 2Laman berikutnya
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


