Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Banyak Warga yang Terdampak Angin Puting Beliung di Rancaekek Kebutuhannya Belum Terpenuhi

Terbit 23 Feb 2024 04:50 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Banyak Warga yang Terdampak Angin Puting Beliung di Rancaekek Kebutuhannya Belum Terpenuhi — Cianjur Update
Cianjur Update Media

CIANJURUPDATE.COM – Setelah angin puting beliung yang menimpa Kabupaten Bandung serta Sumedang tepatnya wilayah Kecamatan Jatinangor dan Rancaekek pada Rabu (21/2/2024), wilayah tersebut kembali diguyur hujan lebat serta angin kencang pada Kamis (22/2/2024).

Dari data BPBD Jawa Barat, tercatat  mencatat terdapat 12 orang yang mengalami luka ringan. Saat ini masih dalam pendataan.

Wilayah Kabupaten Bandung terdapat korban luka sebanyak 19 orang saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka dan RSKK.

Iklan sevilage

BACA JUGA: Angin Puting Beliung Menerpa Rancaekek Banyak Warga yang Luka dan Rumah Rusak Parah

Baca Juga
HMI Soroti Perbup Pilkades Serentak Cianjur yang Belum Terbit
Berita · Berita terkait

Dilansir dari bewarapers.id, Menurut informasi BPBD Kabupaten Sumedang dan Assessment Tim Tanggap Darurat, Rehabilitasi serta Rekonstruksi (TDRR) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumedang, terdapat beberapa lokasi yang terdampak.

Lokasi tersebut adalah Mako Brimob, Desa Cikeruh, Kec. Jatinangor 136 KK, Desa Cintamulya, Kec. Jatinangor 297 KK, Nanjung Mekar, Rancaekek, Kab. Bandung 213 KK.

Berdasarkan informasi dari Assesment Tim TDRR MDMC Sumedang diketahui banyak warga yang terdampak kebutuhannya belum terpenuhi.

Adapun kebutuhan mendesak yang saat ini tengah dibutuhkan antara lain makanan dan air minum, terpal atap dan alas, dan alat kebersihan.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD dan Bupati Terima Evaluasi Penanggulangan Bencana Gempa di Cianjur

Dilansir dari CNN Indonesia Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia mengatakan faktor dari cuaca ekstrem ini diantaranya kondisi suhu muka laut sekitar wilayah Indonesia.

“Suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia relatif hangat, mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah Indonesia termasuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, selaras dengan kelembapan udara di lapisan 850-500 mb yang relatif basah yakni antara 45-95 persen,” ujar Rakhmat.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Detyani Aulia Malik | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{