Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Banyak Siswa Tak Punya HP, SMK Al-Barokah Cijati Belajar Tatap Muka

Terbit 14 Aug 2020 04:51 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Banyak Siswa Tak Punya HP, SMK Al-Barokah Cijati Belajar Tatap Muka — Cianjur Update

– SMK Al-Barokah Cijati mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Padahal, pembukaan sekolah di 18 Kecamatan di Kabupaten Cianjur baru akan dimulai pada 18 Agustus 2020 mendatang.

Kepala SMK Al-Barokah Cijati, M Apep Mubarok, mengatakan, pelaksanaan belajar tatap muka terpaksa dilaksanakan karena terkendala oleh jaringan internet. Bahkan, siswa yang memiliki HP hanya 50 persen.

“Sekarang pelaksanaan kegiatan belajar per satu hari satu kelas. Nanti mulai 18 Agustus mulai diperbolehkan (belajar normal) tetapi tetap dengan menggunakan protokol kesehatan,” tuturnya, Rabu (12/08/2020).

Baca Juga
Serap Aspirasi, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Fokus Bantu PIP dan Sarana Toilet Siswa di Kecamatan Cipanas
Pendidikan · Berita terkait
Iklan sevilage

Pria yang kerap disapa Abi Apep ini menjelaskan, saat ini para siswa belajar satu meja untuk satu siswa. Pihaknya telah melaksanakan pembelajaran seperti itu sejak 13 Juli 2020 sampai 15 Agustus 2020 mendatang.

“Jadi, misal kelas 10 pelaksanaan belajar di kelasnya Senin dan Kamis. Kelas 11, Selasa dan Jumat. Kelas 12 Rabu dan Sabtu. Satu kelas satu hari, kalau kelas 1 ada dua kelas berarti dua kelas yang masuk, kelas 2-nya besok,” tambahnya.

Dengan cara seperti itu, lanjutnya, tidak memunculkan kendala yang cukup signifikan. Namun, tetap saja, penyampaian materi ke siswa dinilai kurang efektif.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

“Kami coba daring awalnya. Cuma kendalanya sinyal, dan mayoritas siswa tidak memiliki HP Android hampir 50 persen. Jadi secara manual. Kita kelompokan secara keseluruhan. Belajarnya secara manual dan tidak menggunakan daring,” kata dia.

Abi Apep mengungkapkan, para orang tua malah mengeluh jika pelaksanaan belajar dilakikan secara daring karena lebih boros. Khususnya di Cianjur Selatan yang masih banyak orang tua siswa tekendala faktor ekonomi.

“Keluhan dari orang tua siswa lebih boros menggunakan daring. Karena siswa diisi pulsa misal untuk jatah satu bulan, satu minggu sudah habis,” tutupnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{