Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ada Retakan di Bibir Kawah, Pendakian Gunung Gede Ditutup

Terbit 25 Nov 2022 07:16 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ada Retakan di Bibir Kawah, Pendakian Gunung Gede Ditutup — Cianjur Update
Ada Retakan di Bibir Kawah, Pendakian Gunung Gede Ditutup.(Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BTNGGP) menutup jalur pendakian usai melakukan pemeriksaan, baik dari arah Cibodas maupun Gunung Putri. Pihak TNGGP pun menyebut ada retakan di bibir kawah Gunung Gede.

Humas TNGGP, Agus Deni mengatakan, di jalur pendakian arah Cibodas, ada dua titik longsoran di satu lokasi. Longsoran tersebut berada di sekitar Cisalada dengan lebar 10 meter dan panjang 100 meter.

“Fasilitas wisata pendakian seperti bangunan shelter, jembatan, dan toilet tidak mengalami kerusakan,” ucap dia kepada Cianjur Update, Jumat (25/11/2022).

Iklan sevilage

Selain itu, ada tembok belah di shelter air panas. Namun, lanjut Agus, diperkirakan sudah ada sebelum terjadi gempa Cianjur magnitudo 5,6 pada Senin lalu. 

Baca Juga
Petugas Balai dan Volunteer Diduga Dianiaya Oknum Basecamp Gunung Gede, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita · Berita terkait

“Ditemukan satu rombongan pendaki 4 orang berasal dari daerah Rarahan dan Cianjur Kota dan langsung diimbau segera turun untuk melapor ke Resort Cibodas,” kata dia.

Agus menjelaskan, ada informasi dari pendaki mengenai retakan di puncak Gunung Gede, tepatnya di bibir kawah. “Aliran air panas, Pancaweuleuh, Talaga Biru maupun sumber mata air Kandang Badak terpantau normal,” ucap dia.

Ada Retakan di Bibir Kawah, Pendakian Gunung Gede Ditutup.(Foto: Istimewa)

Sementara, lanjut dia, untuk jalur dari arah Gunung Putri, ada lokasi retakan tanah di Blok Romusa sepanjang tujuh meter. Selain itu, ada juga longsoran di Blok Tanah Merah dengan lebar delapan meter dan tinggi tiga meter.

“Pada jalur pendakian setelah Blok Tanah Merah sampai Alun-alun Suryakencana tidak ditemukan longsoran,” ucap dia.

Baca Juga
Tujuh Atlet Rampungkan Ekspedisi Lari Ekstrem 207 Kilometer dari Pantai Lugina ke Gunung Pangrango
Berita · Berita terkait

Kemudian, sarana dan prasarana yang rusak adalah pintu gerbang pertama di Pos 1 dengan kondisi rubuh. Selain itu, kondisi Shelter Emergency dalam kondisi baik

“Kondisi longsoran di kedua jalur pendakian masih relatif kecil hal ini karena kondisi ekosistem atau tegakan pohon masih sangat bagus,” kata dia.

“Berdasarkan pertimbangan tersebut kami menutup sementara kegiatan pendakian dan wisata air terjun Cibeureum – Cibodas sampai dengan kondisi kondusif tidak terjadi gempa susulan dan longsor,” tutup dia.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{