Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ada Bahaya Mengintai Jika Sering Memanaskan Makanan Bersantan, dr Yusuf: Bisa Picu Penyakit Kolesterol

Terbit 18 May 2021 03:31 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ada Bahaya Mengintai Jika Sering Memanaskan Makanan Bersantan, dr Yusuf: Bisa Picu Penyakit Kolesterol — Cianjur Update
Direktur Klinik Harapan Sehat Cilaku-Cianjur, dr Yusuf Nugraha. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cilaku – Ternyata ada bahaya yang mengintai tubuh kita jika terlalu sering memanaskan makanan bersantan dan yang mengandung garam berlebih.

Direktur Klinik Harapan Sehat Cilaku-Cianjur, dr Yusuf Nugraha mengatakan, memanaskan makanan yang mengandung santan atau lemak sudah sangat jelas bisa memicu penyakit kolesterol dalam darah.

Apalagi, lanjutnya, makanan yang mengandung garam atau asin dapat membuat tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Baca Juga
Final Warkamsi Cup Ricuh! Diduga Dipicu Selebrasi Suporter, Dua Tim Kena Sanksi
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Sehingga bila tidak dapat dikendalikan, dapat membuat penyumbatan dalam pembuluh darah ke jantung, sehingga menyebabkan serangan jantung. Selain itu, bisa juga membuat penyumbatan pembuluh darah ke otak dan akhirnya menyebabkan stroke hingga kerusakan ginjal,” tuturnya kepada Cianjur Update Senin, (17/5/2021).

Ia mengatakan, memanaskan masakan seperti opor, rendang, dan makanan bersantan sebenarnya masih bisa bertahan sampai tiga hari, selama makanan tersebut tidak terkontaminasi.

“Hanya saja dari aspek nutrisi, ketika makanan khas Lebaran itu dihangatkan berkali-kali, tentu ada proses penurunan nilai gizi. Terutama sejumlah vitamin yang mudah rusak karena proses pemanasan,” ucapnya.

Baca Juga
Aktivitas Sesar Cisokan Picu Gempa M 4,3 Cianjur, BPBD Terjunkan Tim Cek Dampak
Berita · Berita terkait

Selain mengurangi nilai gizi, lanjutnya, jika masakan yang mengandung santan ini terus dipanaskan, maka lemak pada santan tersebut bisa berubah menjadi lemak jenuh.

“Di mana lemak jenis ini diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) di dalam tubuh. Sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah hingga penyakit jantung,” pungkasnya.(ct9/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{