Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waspadai Kebocoran Data, Diskominfosantik Cianjur Minta Warga Bijak Bermedsos

Terbit 28 May 2021 11:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Waspadai Kebocoran Data, Diskominfosantik Cianjur Minta Warga Bijak Bermedsos — Cianjur Update
BIJAK: Diskominfosantik Cianjur imbau masyarakat lebih bijak bermedsos. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Menanggapi kebocoran 127 juta data masyarakat yang diduga milik BPJS Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Cianjur imbau masyarakat waspada dalam mengakses informasi.

Kepala Diskominfosantik Cianjur, Teddy Artiawan menjelaskan, banyak hal yang membuat data pribadi masyarakat bisa bocor. Sehingga perlu kehati-hatian dalam berinternet, khususnya sosial media.

“Saya berharap semua masyarakat Cianjur agar bijak bermedia sosial. Terutama ketika ada ajakan mengisi data pribadi rahasia seperti nomor KTP dan ibu kandung, itu harus dicek ulang,” ujar Teddy kepada Cianjur Update, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Teddy mengungkapkan, biasanya ada cara-cara tertentu dalam menyampaikan atau mengisi data pribadi. Seperti dalam perbankan dan biasanya bertemu tatap muka.

“Karena biasanya, kebanyakan itu sumber palsu yang ingin masuk ke data kita. Kalau yang kaitannya dengan data pribadi, biasanya berhubungan dengan perbankan atau langsung bertemu, jarang lewat medsos dan WA,” ungkapnya.

Ia meminta, perlu kewaspadaan dan edukasi literasi digital agar tidak terjerumus pada hal tersebut. Terlebih, lanjutnya, kebanyakan masyarakat awam malah cepat merespon pengisian data sembarangan.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

“Hati-hati, jangan cepat merespon, apalagi kalau ada iming-iming hadiah, selalu waspadai,” jelasnya.

Menanggapi soal kebocoran 127 juta data masyarakat yang diduga milik BPJS Kesehatan, Teddy menyebut, tidak ada pembahasan apapun antara pihaknya bersama dinas di tingkat provinsi atau pusat.

“Karena itu ranahnya di BPJS ya, jadi di tingkat provinsi dan pusat tidak pernah ada bahasan yang mengarah ke arah situ,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{