Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Warga Resah! Bangkai 'Bagong' Kembali Ditemukan di Jalur Protokol Cipanas, Ada yang Jual?

Terbit 23 Sep 2022 06:36 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Warga Resah! Bangkai 'Bagong' Kembali Ditemukan di Jalur Protokol Cipanas, Ada yang Jual? — Cianjur Update
Tim rumah singgah sampah Cipanas kembali menemukan tulang belulang bangkai hewan babi di pinggir jalan protokol Cipanas.

CIANJURUPDATE, Cianjur – Tim Rumah Singgah Sampah Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur kembali menemukan bangkai tulang belulang hewan babi atau ‘Bagong’, yang dibuang secara liar di pinggir jalur protokol Cipanas, Kamis (22/9/2022).

Koordinator Rumah Singgah Sampah Cipanas, Dede Ihsan mengatakan, setiap hari tim rumah singgah menyasar jalur protokol Cipanas untuk mengecek sejumlah titik rawan pembuangan sampah.

Namun, dari hasil penyisiran kurang lebih 6 bulan terakhir ini, pihaknya kerap beberapa kali menemukan bangkai daging celeng di seputaran jalur protokol Cipanas.

Baca Juga
Jelang Edelweiss Running Festival, Berikut Jalur dan Pengaturan Lalin Perlombaan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Jadi pada saat kami menyisir jalur protokol pada Kamis siang, didapati lagi sampah liar berupa tulang belulang yang diduga dari hewan Bagong di kawasan lembah koi Desa Sindanglaya, Cipanas,” ungkap Dede saat dikonfirmasi.

Tim rumah singgah sampah Cipanas kembali menemukan tulang belulang bangkai hewan babi di pinggir jalan protokol Cipanas.

“Bahkan sekitar pukul 07.00 Wib itu, kemungkinannya sampah tulang hewan babi itu masih baru, karena masih berdarah dan segar,” sambungnya.

Dede menyebut, penemuan sampah bangkai daging celeng tersebut biasanya ditemukan berupa dalaman dari hewan tersebut seperti kepala, kulit dan bagian kaki babi paling bawah.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

“Dari bagian paha ke atas termasuk dagingnya itu sudah tidak ada. Yang kami khawatirkan selain mencemari lingkungan karena dibuang sembarangan, juga dagingnya takut dijadikan campuran makanan atau dijual di pasaran,” kata Dede.

Lebih lanjut Dede menyebutkan, selama kurun waktu 6 bulan ini, berdasarkan hasil penemuan yang kerap ditemui, diperkirakan terduga pelakunya merupakan orang-orang yang sama. Sebab menurutnya, terlihat dari barang bukti yang ditemukan posisi karung dan ikatannya itu sama seperti penemuan yang sudah-sudah.

“Jadi kalau kami catat, penemuan bangkai tulang belulang hewan Bagong itu bersama tim, sudah kurang lebih ada 30 kali, dengan hari kemarin dan hari Kamis ini di sejumlah titik di jalur protokol Cipanas dan Pacet,” jelasnya. (ren)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{