Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waduh! Kemenkes Sebut Sudah Ada Enam Warga Indonesia yang Terpapar Virus B117

Terbit 10 Mar 2021 00:55 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Waduh! Kemenkes Sebut Sudah Ada Enam Warga Indonesia yang Terpapar Virus B117 — Cianjur Update
TERPAPAR: Kemenkes menyebut jumlah pasien yang terpapar virus B117 di Indonesia kini berjumlah enam orang dan berasal dari enam provinsi di Indonesia. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Usai membuat gempar tanah air karena diumumkannya penemuan dua kasus mutasi virus Corona asal Inggris atau B117 di Indonesia pada 2 Maret 2021 lalu, kini diketahui sudah ada empat warga lagi yang terpapar B117 dari empat provinsi lain di Indonesia.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, awalnya ada dua kasus positif B117 di Indonesia hingga per 1 Maret 2021, yaitu di Brebes Jawa Tengah dan Karawang Jawa Barat.

“Kemudian, saat ini jumlah kasus B117 yang sudah ditemukan bertambah empat kasus. Ini didapatkan dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequenzing (WGS) yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) bersama dengan 15 laboratorium lainnya di Indonesia yang juga melakukan pemeriksaan WGS,” ujarnya saat memberikan pernyataan resmi virtual Kemenkes dikutip Cianjur Iklan sevilage

Nadia menyebut, empat kasus B117 ini ditemukan pada empat provinsi, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Sehingga total, lanjutnya, ada enam kasus B117 ditemukan di enam provinsi di Indonesia.

Baca Juga
Indonesia Tourism & MICE Outlook, Pengelola Kebun Raya Serukan Kolaborasi PPP Perkuat Pariwisata 2027
Berita · Berita terkait

Menurutnya, empat kasus B117 mengalami gejala ringan dan sedang kemudian menjalani pengobatan dan tata laksana usai positif menjalani pemeriksaan PCR mereka positif.

Kemudian, mereka menjalani isolasi terpusat di tempat-tempat isolasi. Ada juga yang dirawat di rumah sakit, tetapi dengan kondisi yang ringan hingga sedang. Dengan begitu, ia menegaskan, empat kasus tersebut tak ada kondisi yang membutuhkan perawatan di ICU.

“Empat kasus ini kini sudah sembuh dan dalam kondisi sehat,” ucapnya.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Menurutnya, pemerintah juga telah melakukan pelacakan kasus dan hasilnya sampai saat ini tidak ada keluarga atau kontak erat yang memiliki gejala positif. Kendati demikian, pihaknya telah mengambil sampel empat kasus dan kini tengah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Sebab, kita ketahui bahwa karakteristik dari varian B117 ini, yaitu virus ini lebih cepat menular. Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) saat ini belum mendapatkan laporan bukti bahwa tingkat keganasannya lebih tinggi. Ini sama seperti penelitian di negara lain yang ditemukan bahwa B117 lebih cepat menular, namun tidak lebih mematikan,” ungkapnya.

Artinya, lanjut Nadia, mutasi virus ini menyebabkan lebih mudah masuk ke dalam sel sasaran sehingga penularannya lebih cepat dibandingkan varian yang lama.

Terkait B117 bisa mempengaruhi efektivitas vaksin Covid-19, ia mengaku hingga saat ini belum ada penelitian atau bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 yang telah diproduksi dan yang telah digunakan warga berbagai dunia tidak bisa melindungi diri dari mutasi virus.

Baca Juga
DEPUTI BRIN Sebut, Indonesia Timur Jadi Fokus Kemitraan Strategis Infrastruktur Riset dan Inovasi
Berita · Berita terkait

“Vaksinasi sebagai upaya kami melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 masih sangat efektif dan tidak terpengaruh dengan adanya mutasi virus Covid-19 atau B117,” paparnya.

Nadia pun mengingatkan, jelang Kamis (11/3/2021) yang merupakan libur Isra Mi’raj, karena adanya tambahan kasus varian B117, masyarakat harus semakin waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk mengurangi mobilitas dan menghindari keramaian.

“Dengan adanya pernyataan resmi ini maka kami berharap masyarakat tentunya dapat terhindar dari informasi yang tidak benar alias hoaks mengenai virus B117 ini,” tandasnya.(sis/bbs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{