Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waduh! Kelinci Belang Sumatera Langka Nyaris Dijual Online di Facebook

Terbit 13 Aug 2021 12:14 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Waduh! Kelinci Belang Sumatera Langka Nyaris Dijual Online di Facebook — Cianjur Update
LANGKA: Kelinci belang Sumatera, binatang paling langka di dunia nyaris dijual petani di Facebook. (Foto: Alamendah.org)

CIANJURUPDATE.COM, Sumatera – Baru-baru ini, kelinci belang Sumatera (Nesolagus Netscheri), yang dikenal sebagai hewan paling langka di dunia, hampir dijual oleh seorang petani di Indonesia melalui Facebook.

Untungnya, komunitas konservasi, Fauna & Flora International (FFI) dan petugas Taman Nasional Kerinci Seblat segera melacak penjual dan menyelamatkan hewan langka itu.

Komunitas FFI berhasil menemui penjual yang rupanya berprofesi sebagai petani. Setelah ditanya, petani itu mengatakan, bahwa ia menangkap kelinci secara kebetulan di tepi sungai yang baru saja banjir deras.

Iklan sevilage

Ia melanjutkan, saat menemukannya kelinci itu mengalami luka ringan di bagian panggulnya, kemungkinan terjadi selama banjir bandang.

“Begitu petani yang menangkap kelinci ini mengerti kelangkaannya, dia senang melihatnya kembali ke taman nasional,” ujar Deborah Martyr, seorang Manajer Program Fauna & Flora International (FFI), mengutip Channel News Asia.

Baca Juga
Sumur Gali Milik RM Alam Sunda Nyaris Telan Korban, Pria di Cipanas Jatuh Hingga Alami Luka Serius
Berita · Berita terkait

Akhirnya, hewan langka pulau Sumatera itu kini dilepaskan kembali dengan aman ke hutan oleh petugas, di lokasi yang dipilih berdasarkan data lokasi pantauan kamera yang ada.

Ke depannya pergerakan kelinci belang Sumatera diharapkan bisa terpantau secara luas dengan kamera.

Para ilmuwan juga telah mengambil beberapa sampel biologis dan data lain, sebelum kelinci itu dikembalikan ke habitatnya di taman nasional. Hal ini dilakukan, agar bisa lebih memahami spesies langka tersebut.

“Saya berharap sampel yang diambil dan data lain yang dikumpulkan akan berguna bagi para ilmuwan Indonesia dalam membangun pengetahuan tentang hewan yang kurang dikenal ini,” ucap Direktur Taman Nasional, Taman Sitorus, dalam rilisnya.

Baca Juga
Masker di Cianjur Jadi Langka dan Mahal Pasca Terdampak Abu Vulkanik GAK
Berita · Berita terkait

Mengenal Kelinci Belang Sumatra

Perlu diketahui bahwa kelinci belang Sumatera secara luas dianggap sebagai spesies paling langka di dunia.

Bahkan, untuk saat ini populasinya masih belum diketahui, tetapi dikategorikan sangat langka, sehingga foto pertama spesies ini di alam liar diambil pada 1997. Sejak itu, kelinci hanya tertangkap kamera beberapa kali.

Kelinci belang Sumatera juga masuk dalam kategori Daftar Merah oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature). Artinya, ia termasuk kategori hewan terancam punah.

Hewan ini memiliki panjang kurang dari 40 sentimeter dan memiliki bulu abu-abu disertai garis-garis hitam khasnya. Ia juga semakin cantik dengan kilauan mata oranye yang terlihat di malam hari.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

Kelinci belang Sumatera diketahui hidup di pegunungan Barisan di Sumatera bagian barat. Kelinci ini pertama kali difoto di alam liar pada 1997.

Sayangnya, hewan mungil ini juga menjadi incaran para kolektor. Pada 2018, ahli biologi satwa liar dari Universitas Sriwijaya menyusup ke grup WhatsApp yang digunakan oleh pedagang satwa liar.

Mereka menemukan dua kelinci belang Sumatera ditawarkan pada kelompok itu. Kedua hewan tersebut akhirnya mati dan penjual menyerahkannya untuk disimpan di museum di Indonesia.(ega/sis)

Sumber: kumparan.com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{