Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Volume Sampah di Jalur Protokol Cipanas Naik 20 Persen Selama Arus Mudik dan Arus Balik

Terbit 15 Apr 2024 07:20 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Volume Sampah di Jalur Protokol Cipanas Naik 20 Persen Selama Arus Mudik dan Arus Balik — Cianjur Update
Volume Sampah di Jalur Protokol Cipanas Naik 20 Persen Selama Arus Mudik dan Arus Balik. (Foto: Rendy Irawan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini menyaksikan peningkatan volume sampah hingga 20 persen di jalur protokol Cipanas.

Lonjakan tersebut disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang terjebak macet dan memilih membuang sampahnya di trotoar.

Koordinator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut teramati sejak awal Ramadan hingga lebaran, mencapai 20 persen lebih tinggi dari bulan-bulan biasanya.

Iklan sevilage

“Peningkatan volume sampah terutama berasal dari sampah warga selama periode lebaran dan dari pemudik yang melintas di jalur protokol Cipanas,” ujar Dede pada Senin (15/4/2024).

Baca Juga
Sejalan dengan Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Cianjur Hadirkan Kepedulian dan Edukasi Keselamatan bagi Warga Desa Babakankaret
Berita · Berita terkait

Menurutnya, lonjakan sampah di Cipanas ini merupakan hal yang umum terjadi setiap tahunnya saat arus mudik.

Terlebih ada perubahan pola konsumsi masyarakat saat menyambut Idul Fitri dan pemudik yang membuang sampah di trotoar.

“Sebelumnya, selalu terjadi lonjakan sampah mendekati lebaran, terutama saat arus balik di trotoar jalan banyak sampah berserakan,” tambahnya.

Baca Juga
Jelang Edelweiss Running Festival, Berikut Jalur dan Pengaturan Lalin Perlombaan
Berita · Berita terkait

Dede mengungkapkan bahwa jumlah sampah selama periode lebaran dapat mencapai 38 ton per hari, dengan kemungkinan peningkatan lebih lanjut.

Ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 20 hingga 30 ton per hari pada hari-hari biasa di luar musim libur.

“Kami menghadapi keterbatasan dalam mengelola sampah di Cipanas karena kondisi lapangan yang terbatas,” ungkap Dede.

“Namun, kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup kecamatan, aktivis lingkungan setempat, dan pihak desa untuk menangani masalah ini,” imbuh dia.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Meskipun menghadapi kendala dalam transportasi dan jarak yang jauh ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mekarsari Cikalong, Dede menekankan pentingnya penanganan segera terhadap sampah tersebut untuk mencegah kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat.

Dalam upaya mengurangi volume sampah, Dede menyebut bahwa pihaknya bekerja sama dengan pengolah sampah setempat untuk mendaur ulang sampah non-organik menjadi kerajinan dan menghasilkan pupuk dari sampah organik.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menangani masalah sampah ini, karena dampaknya dapat merugikan bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tandasnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{