Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Viral! Ibu dan Anak Korban Erupsi Semeru Ditemukan Tewas Berpelukan

Terbit 6 Dec 2021 08:31 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Viral! Ibu dan Anak Korban Erupsi Semeru Ditemukan Tewas Berpelukan — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Lumajang – Penemuan Ibu dan anak korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur yang tewas berpelukan viral di media sosial.

Korban tersebut adalah Salamah (70) dan anaknya yang bernama Rumini (28). Kedua jasad ditemukan warga, keduanya sedang berpelukan di dapur rumah.

Ibu dan anak yang tewas berpelukan saat erupsi Gunung Semeru itu berasal dari Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Ia diduga meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan.

Iklan sevilage

Legiman, adik ipar Salamah mengatakan, ketika Gunung Semeru meletus, semua orang lari berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga
Diduga Terpeleset di Bantaran Sungai Citarum, Pemuda di Haurwangi Ditemukan Wafat
Berita · Berita terkait

Rumini sebenarnya bisa saja lari menyelamatkan diri bersama dengan warga lainnya. Namun, dia tidak tega meninggalkan sang ibu yang sudah lansia dan tidak bisa berjalan, apalagi untuk berlari.

Rumini pun memilih tetap bersama sang ibu menghadapi erupsi Semeru, hingga akhirnya ditemukan meninggal dalam kondisi berpelukan.

“Tadi pagi kan saya cari adik ipar sama ponakanku. Pas bongkar rontokan tembok dapur terus tangannya kelihatan dan langsung kami bersihkan, dan dibawa ke rumah untuk dimakamkan,” tutur Legiman, Senin (6/12/2021).

Sementara itu, suami Rumini dan anaknya ditemukan dalam kondisi selamat dan saat ini sedang dirawat di puskesmas karena mengalami cedera.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

14 Warga Meninggal dan 2.970 Rumah Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mencatat, hingga Senin (6/12/2021), ada sebanyak 2.970 rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Sebagian rumah warga rusak dan tertimbun material awan panas guguran Gunung Semeru. Sebagian lainnya penuh dengan abu.

Selain rumah rusak, BPBD mencatat 14 orang meninggal pasca-erupsi Semeru.

Baca Juga
Empat Orang Tewas dan Dua Kritis Usai Konsumsi Miras Oplosan di Cibeber Cianjur
Berita · Berita terkait

Adapun warga yang mengungsi berjumlah 902 orang. Rinciannya, di Kecamatan Pronojiwo 305 orang, Kecamatan Candipuro 409 orang, dan di Kecamatan Pasirian 188 orang.

Mereka mengungsi di berbagai tempat, seperti di masjid, gedung sekolah, balai desa, dan fasilitas umum lainnya.(sis)

Sumber: Kompas

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{