Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ditemukan Sekarat di Tepi Jalan, Satwa Diduga Anak Macan Tutul Mati di Cibinong Cianjur

Terbit 26 Okt 2026 20:00 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Ditemukan Sekarat di Tepi Jalan, Satwa Diduga Anak Macan Tutul Mati di Cibinong Cianjur — Cianjur Update
Warga Kampung Pasirmenteng, Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, digegerkan oleh penemuan satwa yang diduga anak macan tutul di tepi jalan pada Senin (26/10/2026). Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM — Warga Kampung Pasirmenteng, Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, digegerkan oleh penemuan satwa yang diduga anak macan tutul di tepi jalan pada Senin (26/10/2026). 

Satwa liar yang ditemukan dalam kondisi lemas dan sekarat itu, akhirnya mati satu jam setelah dievakuasi warga.

Penemuan tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial, dimana memperlihatkan seorang warga mengangkut satwa bercorak totol hitam dengan bungkusan kain di atas sepeda motor.

Iklan sevilage

Saksi warga setempat, Dian Purnama, menjelaskan bahwa informasi awal keberadaan satwa terlindungi itu diperoleh dari rekannya saat melintas di lokasi.

Baca Juga
Disdukcapil Cianjur Sasar 21.000 Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk Aktivasi IKD
Berita · Berita terkait

"Saya awalnya mau pergi ke rumah sakit. Tapi teman saya mengabari jika ada kucing besar dengan corak totol hitam di pinggir jalan. Langsung saya cek ke lokasi," ujar Dian, Senin (26/10/2026).

Setibanya di tempat kejadian perkara, Dian mendapati kondisi fisik satwa tersebut sudah sangat lemah dan tidak berdaya.

"Saya langsung coba cari bantuan ke orsng-orang untuk menyelamatkan hewan tersebut," kata Dian.

Warga setempat sempat berupaya memberikan pertolongan darurat guna memulihkan kondisi satwa liar tersebut.

Baca Juga
Semangat Kepedulian di Hari Sumpah Pemuda, YBM PLN Bantu Biaya Kesehatan Ananda Salwu di Cianjur
Berita · Berita terkait

"Coba diberi minum supaya membaik. Tapi ternyata masih lemas," tutur Dian.

Namun, upaya penyelamatan warga tidak membuah hasil. Satwa yang diduga merupakan kucing besar endemik tersebut mengembuskan napas terakhir tidak lama setelah dievakuasi.

"Kondisi saat ditemukan sudah sekarat. Satu jam setelah dievakuasi, ternyata mati," jelas Dian.

Pasca-kejadian, warga sempat menguburkan bangkai satwa tersebut di sekitar kawasan permukiman. Namun, proses pembongkaran bangkai akan dilakukan untuk kebutuhan identifikasi fisik secara spesifik oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Baca Juga
Gapura SDN Kertajadi Cianjur Roboh, Siswi dan Orang Tua Tertimpa Hingga Terluka
Berita · Berita terkait

"Katanya dari BKSDA mau ke sini, memeriksa apakah memang macan tutul atau jenis hewan lain," kata Dian.

Sementara itu, warga lain, Iwenk, meyakini bahwa satwa yang ditemukan tersebut merupakan anak macan tutul berdasarkan corak kulit serta riwayat kemunculan satwa sejenis di wilayah Cianjur selatan.

"Kalau kucing hutan banyak. Tapi dilihat dari coraknya memang macan tutul. Apalagi beberapa tahun lalu pernah ditemukan macan tutul dewasa masuk ke pemukiman. Di sini kan memang masih banyak hutan dan pegunungan, jadi hewan liarnya masih banyak," pungkas Iwenk.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Dadan Suherman
Preferensi Sumber Google
{