Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Susu Impor China di Program MBG Disorot, Bupati Cianjur Pastikan Satgas Turun Tangan

Terbit 27 Feb 2026 13:56 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Susu Impor China di Program MBG Disorot, Bupati Cianjur Pastikan Satgas Turun Tangan — Cianjur Update
Bupati Cianjur saat memberikan keterangan pers terkait polemik temuan minuman rasa susu kemasan merek "O-Pao" asal Shandong, China, dalam paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Nagrak, Jumat (27/2/2026). foto: Fauzi/ Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima balita dan siswa TK di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, menuai sorotan dari sejumlah orang tua penerima manfaat.

Paket makanan yang dibagikan berupa makanan kering, terdiri atas dua bungkus roti, dua butir telur, dua buah jeruk, satu buah pisang, satu bungkus kurma, serta minuman kotak rasa susu ukuran 125 ml.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG tersebut dirapel untuk tiga hari, yakni pada 25 hingga 27 Februari 2026. Namun, perhatian publik tertuju pada minuman kemasan rasa susu yang diduga merupakan produk impor dari Jinan City, Shandong Province, China.

Iklan sevilage
Temuan produk impor ini memicu sorotan orang tua penerima manfaat karena dinilai tidak sejalan dengan misi pemberdayaan produk lokal.

Sejumlah orang tua mempertanyakan asal-usul produk tersebut, terlebih program MBG diharapkan dapat memberdayakan produk lokal serta memenuhi standar gizi yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga
Lima Mobil Tangki Lintas Instansi Pasok Air Bersih ke 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur
Berita · Berita terkait

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur berperan sebagai pengawas pelaksanaan program melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan berkoordinasi dengan Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Cianjur.

“Kita dari pemerintah daerah Kabupaten Cianjur berfungsi dalam hal ini sebagai pengawas SPPG dan tentunya berkoordinasi dengan korwil BGN di Kabupaten Cianjur. Kita akan melihat ke lapangan, apabila memang terjadi hal-hal di luar ketentuan, tentunya akan memberikan rekomendasi untuk ditutup sementara. Kemudian setelah evaluasi dan ada perbaikan, akan dilakukan langkah selanjutnya,” ujar Wahyu kepada wartawan pada Jumat (27/2/2026).

Rincian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan siswa TK di Desa Nagrak, Cianjur, yang terdiri dari roti, telur, jeruk, pisang, kurma, serta minuman susu “O-Pao” asal Shandong, China. (Foto: Istimewa)

BACA JUGA: Warga Cibeber Unboxing Menu MBG Ramadan, Soroti Anggaran yang Diduga Tak Sesuai Ketentuan: “Kumaha Ieu Gusti..

Saat ditanya apakah Satuan Tugas (Satgas) MBG akan segera turun tangan, Wahyu  memastikan langkah tersebut akan dilakukan, khususnya pada titik-titik SPPG yang dilaporkan bermasalah.

Baca Juga
Polres Cianjur dan Komunitas Ojol Gagalkan Penggelapan Mobil, Pelaku Tertangkap Usai Pura-pura Temukan Kunci
Berita · Berita terkait

“Iya tentunya, terutama titik-titik SPPG yang dilaporkan ada masalah,” tegasnya.

Terkait isu susu impor asal China di wilayah Nagrak, Wahyu menegaskan pihaknya akan terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kita akan mencari dulu kebenarannya. Sampai saat ini kita belum melihat langsung dan tentunya saya akan menugaskan Satgas MBG untuk mengevaluasi,” katanya.

Mengenai regulasi penggunaan bahan pangan dalam program MBG, Wahyu menjelaskan bahwa yang menjadi acuan utama adalah jenis makanan dan kebutuhan gizinya. Sumber bahan pangan, lanjutnya, diutamakan berasal dari daerah sendiri.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

“Yang saya tahu mengenai MBG ini adalah jenis makanannya dan kebutuhan gizinya. Untuk sumbernya diutamakan dari daerah sendiri. Tentunya bila tidak mencukupi, mungkin bisa dari daerah lain,” jelasnya.

Pemerintah daerah memastikan akan melakukan pengawasan ketat agar program MBG tetap berjalan sesuai ketentuan dan tujuan utamanya, yakni memenuhi kebutuhan gizi anak-anak secara optimal, termasuk selama bulan Ramadan. ***

Editor: Indra Arfiandi 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{