Suami di Cianjur Bacok Istri Usai Cekcok Soal Pohon Tetangga
– Pernikahan yang baru seumur jagung berakhir tragis di Kabupaten Cianjur. seorang lansia berinisial JN (61), warga Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, mengalami luka serius di wajah dan punggung setelah diserang dengan senjata tajam oleh suaminya sendiri, CS (42). Pasangan ini diketahui baru menikah selama kurang lebih 11 hari.
Insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menggemparkan ini diduga dipicu oleh cekcok lantaran pelaku menebang pohon milik tetangga tanpa izin, memaksa korban harus menanggung ganti rugi.
Kapolsek Agrabinta, AKP Nanda Riharja, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (27/10/2025) malam. Awalnya, korban, JN, terlibat adu mulut sengit dengan suaminya di kediaman mereka.

Permasalahan bermula ketika CS, yang diminta mencari kayu bakar, justru bertindak ceroboh dengan menebang pohon milik tetangga tanpa meminta izin terlebih dahulu. Akibatnya, korban JN harus membayar sejumlah uang untuk ganti rugi atas tindakan suaminya.
“Kesal karena harus mengganti rugi atas kelakuan suaminya. JN kemudian menegur dan mengomel pada suaminya tersebut,” ungkap AKP Nanda Riharja, pada Selasa (28/10/2025).
Tidak terima ditegur dan diomeli, CS seketika dilanda emosi. Ia mengambil sebilah golok yang ada di rumahnya, lalu secara membabi buta menyerang JN di bagian wajah, punggung, dan tangannya.
Aksi brutal CS tersebut berhasil diketahui oleh anak dari korban. Teriakan minta tolong korban dan anaknya pun langsung mengundang perhatian warga sekitar.
“Karena emosi, langsung membacok korban hingga luka parah di beberapa bagian tubuh. Pelaku kemudian berusaha kabur setelah aksinya dipergoki anak korban yang kemudian meminta pertolongan warga,” jelasnya.
CS yang berusaha melarikan diri tak luput dari amukan warga yang geram. Menurut Nanda, pelaku berhasil ditangkap dan menjadi sasaran kemarahan massa.
“Setelah dapat kabar ada kejadian tersebut. Kami langsung ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Saat itu kondisinya sudah babak belur oleh warga yang emosi,” kata Nanda.
Saat ini, pelaku CS telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Agrabinta untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan berat ini. Sementara itu, korban JN yang menderita luka berat telah dirujuk ke Rumah Sakit Sukabumi guna mendapatkan penanganan medis intensif.
“Pelaku sudah diamankan, sedangkan korban mengalami luka berat sehingga harus menjalani penanganan intensif di rumah sakit,” pungkasnya.
Editor: Afsal Muhammad
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


