Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ratusan Siswa di Cikalongkulon Diduga Keracunan MBG, Tiga Orang Dirujuk ke Rumah Sakit

Terbit 27 Jan 2026 13:39 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ratusan Siswa di Cikalongkulon Diduga Keracunan MBG, Tiga Orang Dirujuk ke Rumah Sakit — Cianjur Update
Suasana antrean orang tua siswa di fasilitas kesehatan usai ratusan warga Cikalongkulon, Cianjur, diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (27/1/2026). Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Sebanyak 176 orang di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (27/1/2026). Kasus tersebut tersebar di sejumlah sekolah dan ditangani oleh dua puskesmas.

Camat Cikalongkulon, Iyus Yusup, mengatakan hingga pukul 19.00 WIB tercatat sebanyak 176 kasus dugaan keracunan. Dari jumlah tersebut, 170 orang ditangani di Puskesmas Cijagang dan enam orang di Puskesmas Cikalongkulon.

“Dari Puskesmas Cijagang ada dua orang yang dirujuk ke rumah sakit, sementara dari Puskesmas Cikalongkulon satu orang dirujuk. Selain itu, ada satu orang yang dibawa mandiri oleh keluarga ke RS Hafidz,” ujar Iyus Yusup.

Iklan sevilage

Iyus menjelaskan, berdasarkan data dari pihak MBG, total sekolah penerima makanan mencapai 36 sekolah, termasuk PAUD. Namun, yang tercatat masuk ke puskesmas hanya berasal dari enam sekolah, terdiri dari satu PAUD, satu MTs, dan beberapa SD yang tersebar di wilayah Cikalongkulon.

Baca Juga
Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Polisi Amankan Dua Siswa SMP dan Sajam
Berita · Berita terkait

Terkait awal mula kejadian, Iyus menyebutkan para penerima MBG mulai merasakan gejala antara pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.

“Informasi yang kami terima, sekitar jam 14.00 WIB sudah mulai masuk ke Puskesmas Cijagang dengan keluhan pusing dan gejala lainnya,” katanya.

Gejala yang dirasakan para korban di antaranya pusing, mual, muntah, serta indikasi dehidrasi akibat muntah berulang.

Sementara itu, Kapolsek Cikalongkulon,AKP Arif Timtim, memastikan sampel makanan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. “Sampel kami ambil dari masyarakat yang tidak mengonsumsi makanan tersebut, serta dari dapur pengelola MBG. Selanjutnya akan dilakukan uji laboratorium bekerja sama dengan lab Pemda Cianjur,” ujarnya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Arif menjelaskan menu MBG yang dibagikan terdiri dari daging ayam suwir, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka. Saat ini, pengelola dapur MBG tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Cikalongkulon.

“Menurut keterangan anak-anak, makanan tersebut rasanya tidak enak dan diduga berasal dari daging ayam suwir yang tercium kurang sedap,” tambahnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima makanan MBG. “Kami mengimbau agar makanan dicium terlebih dahulu, perhatikan tekstur dan kondisinya. Koordinasi antara dapur, pihak sekolah, dan guru sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” tutup Arif.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{