Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Polres Cianjur Tempuh Jalur Persuasif dalam Kasus Remaja 17 Tahun Buang Bayi di Sukanagara

Terbit 24 Mar 2026 08:28 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Polres Cianjur Tempuh Jalur Persuasif dalam Kasus Remaja 17 Tahun Buang Bayi di Sukanagara — Cianjur Update
Saat ini, NA dan bayinya masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sukanagara untuk menjalani observasi medis secara maksimal. (foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mengambil langkah persuasif dan humanis dalam menangani kasus penemuan bayi perempuan di Kampung Cipendil, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Meski terdapat unsur pidana, kepolisian memprioritaskan pemulihan kesehatan serta ikatan batin antara ibu dan anak.

Peristiwa ini bermula pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 08.05 WIB. Warga setempat menemukan sesosok bayi perempuan di area belakang sebuah rumah, dengan jarak sekitar 4 meter dari bagian dapur. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut diduga baru berusia hitungan jam saat ditemukan.

Kronologi Kejadian

Hasil keterangan awal menunjukkan bahwa ibu kandung bayi tersebut adalah NA (17), seorang remaja yang melahirkan secara mandiri di kamar mandi sekitar pukul 06.30 WIB pada hari yang sama. Karena didorong rasa malu yang mendalam, NA meletakkan bayinya di belakang rumah dalam kondisi hidup.

Iklan sevilage

Kepada petugas, NA mengaku bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah dengan mantan majikannya saat ia bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di daerah Ciawi, Bogor.

Baca Juga
14 Kecamatan Dilanda Krisis Air, Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan
Berita · Berita terkait

Saat ini, NA dan bayinya masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sukanagara untuk menjalani observasi medis secara maksimal.

Langkah Hukum dan Kemanusiaan

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menyatakan bahwa identitas ibu kandung telah dikonfirmasi. Namun, pihak kepolisian memilih untuk tidak melakukan penahanan dengan pertimbangan kemanusiaan dan kondisi kesehatan yang bersangkutan.

“Kepentingan bayi adalah yang paling utama. Saat ini, kami biarkan ibu dan bayinya menjadi satu dulu untuk proses perawatan dan ikatan batin,” ujar AKBP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga
DPD Golkar Cianjur Siap Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi
Berita · Berita terkait

Alexander menegaskan bahwa dalam menangani kasus sensitif yang melibatkan anak di bawah umur dan bayi, penegakan hukum tidak selalu menjadi langkah pertama yang diambil.

“Penegakan Hukum adalah Jalan Terakhir (Ultimum Remedium),” tegasnya.

Pendalaman Identitas Pria di Bogor

Terkait keterlibatan pihak lain, Polres Cianjur akan melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai identitas pria di Bogor yang disebut oleh NA. Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan informasi karena keterangan mengenai identitas lengkap mantan majikan tersebut masih sangat minim.

Baca Juga
Lima Mobil Tangki Lintas Instansi Pasok Air Bersih ke 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Kami akan melihat perkembangan situasi. Yang jelas, hak kesehatan dan keselamatan bayi tidak boleh dikorbankan,” tutup Kapolres.***

Editor: Indra Arfiandi 

 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{