Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Longsor dan Pergerakan Tanah Lumpuhkan Akses ke Curug Ngebul dan Citambur

Terbit 7 Dec 2024 20:06 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Longsor dan Pergerakan Tanah Lumpuhkan Akses ke Curug Ngebul dan Citambur — Cianjur Update
Longsor dan pergerakan tanah melumpuhkan akses ke Curug Ngebul dan Citambur di Cianjur. Warga terisolir, jalan rusak parah. (Foto: Istimewa)

– Bencana longsor dan pergerakan tanah melumpuhkan akses menuju Curug Ngebul dan Curug Citambur di Kabupaten Cianjur.

Bukan hanya menghambat wisatawan, bencana ini juga mengisolasi warga di empat kedusunan tanpa akses jalan alternatif.

Empat titik longsoran di Kampung Beber, Desa Situhiang, menutup total akses ke Curug Ngebul.

Iklan sevilage

Salah satu titik bahkan mengalami longsor disertai tanah amblas, sehingga kendaraan tak bisa melintas.

Baca Juga
Tak Kunjung Ditangani, Korban Pergerakan Tanah Takokak Pertanyakan Peran Pemkab Cianjur
Berita · Berita terkait

“Kejadiannya Kamis (5/12/2024) siang. Awalnya longsoran kecil, tapi disusul longsor susulan. Jalan tertutup total, dan tanjakan Kampung Beber amblas. Ada empat titik longsoran berdekatan,” ujar Neng Ida (22), warga setempat, Sabtu (7/12/2024).

Neng menjelaskan, longsor itu memutus akses satu-satunya menuju Curug Ngebul dan membuat warga kesulitan beraktivitas.

“Ini akses warga sekaligus wisata. Kendaraan tak bisa melintas. Warga harus melewati jalur perbukitan terjal,” kata dia.

Ia menambahkan, alat berat sudah didatangkan untuk membersihkan material longsor.

Baca Juga
Bantuan Stimulan Ratusan Warga Terdampak Pergerakan Tanah Takokak Tak Kunjung Datang, BPBD: Masih Proses
Berita · Berita terkait

Namun, proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu.

Akses ke Curug Citambur juga mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

Empat titik jalan beton yang baru diresmikan mengalami patah, dengan kedalaman kerusakan hingga 30 sentimeter.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan hujan deras selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama bencana ini.

Baca Juga
Bupati Cianjur Janji Kawal Pengajuan Bantuan Rp112 Miliar untuk Penyintas Pergeseran Tanah
Berita · Berita terkait

“Tanah labil akibat hujan deras memicu longsor dan kerusakan jalan. Ini berdampak pada akses antar kecamatan dan wisata,” ujarnya.

Herman menambahkan, Pemkab Cianjur telah mengerahkan tim dan alat berat untuk menangani kerusakan.

“Kita percepat penanganan akses utama dan jalur wisata. Tapi butuh waktu karena titik kerusakannya banyak,” tutupnya.

Bencana ini mengingatkan pentingnya mitigasi untuk mencegah dampak lebih luas di masa depan.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{