CIANJURUPDATE.COM – Jumat pagi (23/01/2026) menjadi momen transisi penting bagi Muhammad Eshar Rumi. Bocah yang baru genap berusia 4 tahun itu tampak antusias saat tiba di Rumah Khitan Nur Assyifa Cianjur. Sebagai salah satu rujukan utama Tempat Khitan di Cianjur, lembaga ini kembali membuktikan kualitas layanannya melalui penanganan yang profesional, humanis, dan menenangkan.
Berbeda dengan sunat zaman dahulu yang mencekam, Eshar justru melalui proses ini dengan senyuman. Hal ini berkat penerapan standar layanan unggulan “3D” (Didampingi, Dipantau, Ditangani) yang membuat orang tua dan anak merasa sangat nyaman.
Baca Juga: Yayasan Islam Djuhaeriah Gandeng Rumah Khitan Nur Assyifa Gelar Khitanan Massal
Atmosfer Ramah Anak
Kenyamanan langsung terasa sejak pra-tindakan. Memegang predikat sebagai Klinik Khitan Ramah Anak, Rumah Khitan Nur Assyifa melakukan pendekatan personal yang hangat. Eshar diajak berkomunikasi layaknya teman bermain, sehingga ketegangan medis hilang seketika. Tidak ada kesan “putih-menakutkan” yang biasa dibayangkan anak-anak.
Kredibilitas Sosial dan Keahlian Medis
Reputasi Rumah Khitan Nur Assyifa Cianjur memang tidak diragukan lagi. Mereka dikenal aktif dan sering dipercaya menyelenggarakan kegiatan sosial Khitan Massal di Cianjur dengan jumlah peserta ratusan anak. Pengalaman menangani khitan massal tersebut membuktikan jam terbang dan kecepatan tim medis mereka. Namun, khusus untuk pasien reguler seperti Eshar, pengalaman tersebut dipadukan dengan layanan yang lebih privat, detail, dan eksklusif.
Baca Juga: Rumah Khitan Nur Assyifa Cianjur Ajak Orangtua Manfaatkan Waktu Jelang Musim Libur Sekolah
Layanan 3D: “Didampingi” Langsung Orang Tua
Poin utama dari layanan 3D adalah “Didampingi”. Dalam rekaman video saat tindakan, terlihat ibunda Eshar, Riri Andini, hadir langsung di dalam ruang tindakan (OK). Ia menggenggam erat tangan sang putra, memberikan kekuatan mental yang luar biasa.
“Bismillah, awalnya deg-degan. Tapi karena boleh mendampingi langsung di dalam, saya jadi tenang. Eshar pun merasa aman karena ada Ayah Bundanya di samping dia,” ujar Riri.
Pasca Tindakan: “Dipantau” dan “Ditangani”
Layanan tidak putus setelah pasien pulang. Konsep “Dipantau” berjalan melalui pengawasan intensif via komunikasi digital untuk memastikan penyembuhan luka Eshar berjalan mulus. Rumah Khitan Nur Assyifa juga memberikan garansi “Ditangani” apabila terjadi keluhan pasca-khitan, memberikan ketenangan ganda bagi keluarga.
“Layanan 3D-nya nyata. Setelah tindakan, kami tetap dipantau. Sebagai orang tua, saya merasa sangat terbantu dan tidak panik jika ada apa-apa, karena klinik siap menangani sampai tuntas,” tambah Riri Andini menutup testimoninya.
Bagi masyarakat yang mencari Tempat Khitan di Cianjur dengan kombinasi keahlian medis berpengalaman dan pelayanan personal yang hangat, pengalaman Eshar Rumi di Rumah Khitan Nur Assyifa Cianjur adalah buktinya.***
