Pelantikan Karang Taruna Cianjur 2026–2031, Bupati Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan

CIANJURUPDATE.COM – Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Cianjur masa bakti 2026–2031 yang digelar di Pancaniti Pendopo Cianjur, Sabtu (31/1/2026), bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan.

Mengusung tema “Pemuda Berdaya, Cianjur Era Baru Menuju Indonesia Emas 2045”, momentum ini menjadi penanda harapan sekaligus tantangan besar bagi pemuda Cianjur untuk tampil lebih relevan dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

Bupati Cianjur, dr. M. Wahyu Ferdian, mengatakan bahwa Karang Taruna hari ini tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Perubahan zaman menuntut organisasi kepemudaan untuk lebih profesional, solid, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Karang Taruna hari ini dituntut untuk lebih profesional, solid, dan peka terhadap persoalan sosial. Dengan pengurus yang baru ini, kami berharap ada perubahan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Cianjur,” ujar Wahyu.

BACA JUGA: Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pengeroyokan Kurir Paket di Pasirkuda Cianjur, Satu Sempat Buron

Harapan terhadap kepengurusan baru pun jelas, Karang Taruna harus menghadirkan warna baru yang bukan hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga terasa manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pernyataan Bupati tersebut menyiratkan satu pesan penting, pemuda tidak boleh lagi diposisikan hanya sebagai pelengkap agenda pembangunan, melainkan sebagai motor penggerak perubahan.

Perbedaan antara yang muda dan yang tua, menurutnya, bukan soal pengalaman semata, melainkan pada semangat dan keberanian menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat, bahkan dengan keterbatasan modal sekalipun.

Lebih jauh, fokus Karang Taruna ke depan diarahkan pada penguatan bidang sosial. Realitas sosial Cianjur masih menyisakan banyak persoalan, korban bencana, anak yatim, masyarakat yang terpuruk akibat penipuan, hingga kelompok rentan yang kehilangan daya bangkit. Di sinilah Karang Taruna diuji, apakah mampu menjadi ruang yang inklusif dan solutif, merangkul pemuda dari berbagai latar belakang ekonomi dan pendidikan agar tetap bisa berdaya.

BACA JUGA: Pelantikan DPC NasDem: Abi Ramzi Fokus Bersinergi dengan Bupati untuk Cianjur

Ketua Karang Taruna Kabupaten Cianjur yang baru, Delly Setia Permana, mengungkapkan bahwa kepengurusan yang dilantik hari ini berjumlah sekitar 100 orang dengan 16 bidang sesuai keahlian masing-masing.

“Sekitar 80 persen pengurus kami lakukan regenerasi. Kami butuh semangat baru, kerja keras, dan banyak proses agar Karang Taruna ke depan bisa lebih maju dan aktif dalam kegiatan sosial,” kata Delly.

Sekitar 80 persen pengurus lama diganti sebagai bentuk regenerasi. Langkah ini patut diapresiasi, sebab regenerasi bukan hanya soal usia, tetapi juga tentang energi, ide segar, dan keberanian bekerja lebih keras.

Rencana program kerja yang diawali dari bidang olahraga dengan menyasar desa dan kecamatan menunjukkan pendekatan yang membumi. Olahraga, termasuk kegiatan otomotif dan voli tingkat kecamatan, bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana konsolidasi sosial dan penguatan kebersamaan pemuda. Target satu tahun ke depan yang diisi dengan banyak program kepemudaan menjadi janji yang harus dibuktikan dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana.

Pada akhirnya, pelantikan ini adalah titik awal, bukan garis akhir. Tema besar menuju Indonesia Emas 2045 hanya akan bermakna jika diterjemahkan ke dalam aksi konkret hari ini. Karang Taruna Cianjur kini memikul ekspektasi besar, menjadi organisasi pemuda yang tidak hanya aktif di acara, tetapi hadir di saat masyarakat paling membutuhkan. Di sanalah makna pemuda berdaya benar-benar diuji.***

Exit mobile version