Kurir Shopee Express di Pasirkuda Cianjur Diduga Dikeroyok Saat Antar Paket, Kepala Korban Bersimbah Darah

CIANJURUPDATE.COM — Sebuah video yang memperlihatkan seorang kurir paket bersimbah darah di bagian kepala. Dalam video tersebut terdengar percakapan berbahasa Sunda yang mengindikasikan bahwa korban mengalami pemukulan saat menjalankan tugas pengantaran paket.

Dalam video itu terdengar dialog:

“A: Digebugan?

B: Muhun digebugan.

A: Naha make digebugan?

B: Ngintun paket abdi téh, jalmina tara aya wae. Saur abdi téh upami teu aya di bumi, wiatkeun artosna kitu, pajarkeun abdi nyarios teu sopan.”

Peristiwa tersebut diduga terjadi di wilayah Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Hingga Kamis (29/1/2026), kronologi lengkap kejadian masih dalam pengembangan dan belum ada pihak berwenang yang dapat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.

Korban diketahui bernama **Abdul Kudus**, warga Kampung Cijati RT 04/RW 04, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Abdul Kudus merupakan kurir paket **Shopee Express**.

Saat menjalani perawatan, Abdul Kudus menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya mengantarkan paket ke alamat tujuan. Menurutnya, penerima paket kerap tidak berada di rumah sehingga pengiriman sering tertunda.

BACA JUGA: Diduga Sodomi dan Cabuli Anak, Remaja di Sukaluyu Diringkus Polisi

“Karena paket ini prioritas dan harus segera terkirim. Saya sampaikan baik-baik, kalau hari ini tidak terkirim saya bisa mendapat surat peringatan dari kantor. Kalau sampai kehilangan pekerjaan, apakah bisa bertanggung jawab,” ujar Abdul Kudus.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya hanya menitipkan pesan kepada anak dari penerima paket agar pengiriman dapat segera diselesaikan. Namun, hal tersebut diduga disalahartikan hingga berujung pada aksi kekerasan.

Abdul Kudus mengaku pelaku pengeroyokan diduga berjumlah lima hingga enam orang. Kejadian tersebut disebut berlangsung di wilayah Cinangka, Kecamatan Pasirkuda.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun tindak lanjut hukum atas kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, Riyan Prihadi selaku PIC Cianjur Selatan saat dikonfirmasi Cianjur Update membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya betul kang, dan saat ini korban sedang dirawat di Rumah Sakit Pagelaran. Karena lukanya cukup dalam, setelah ini kami akan melaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.***

Exit mobile version