Ciloto Diguyur Hujan Deras, Tebing Puluhan Meter Longsor Timpa Area Hotel

CIANJURUPDATE.COM – Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipanas mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Parabon RT 02/RW 03, Desa Ciloto, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (28/1/2026) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Kepala Desa Ciloto, Marwan, mengonfirmasi bahwa material longsoran dari tebing setinggi 10 meter tersebut ambrol dan menimpa area Hotel Alam Sagita.

“Kejadiannya tadi siang saat hujan sangat deras. Tebing dengan tinggi sekitar 10 meter dan panjang 50 meter itu tidak kuat menahan beban air, sehingga material tanahnya meluncur ke bawah menimpa area hotel,” ujar Marwan saat dikonfirmasi.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Cipanas, Satu Rumah di Sindangjaya Jebol Tertimbun Material

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Marwan menjelaskan bahwa dampak longsor telah mengganggu mobilitas warga dan wisatawan. Akses jalan yang menghubungkan Kampung Parabon hingga Kampung Geger Bentang sempat tersendat.

“Saat ini kami memberlakukan sistem tutup-buka satu arah untuk kendaraan yang melintas. Namun, untuk kendaraan bermuatan berat, kami imbau untuk tidak melintas sementara waktu karena kondisi jalan menuju beberapa hotel dan instansi di area tersebut masih riskan,” tambahnya.

BACA JUGA: Pemkab Cianjur Fasilitasi Kepulangan Warga Penyintas Banjir dan Tanah Longsor Aceh

Sebagai langkah antisipasi agar longsor tidak meluas, Pemerintah Desa Ciloto bersama masyarakat telah melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian.

“Tindakan awal sudah dilakukan oleh Kepala Dusun 3 Parabon, Ketua RT, dan dibantu warga sekitar. Kami menutup area longsoran dengan terpal dan spanduk bekas agar air hujan tidak langsung menggerus tanah dan memperparah kondisi lubang longsoran,” jelas Marwan.

Pihak Desa juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses pembersihan material dan pengamanan lereng lebih lanjut.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Cipanas dan sekitarnya masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir,” tutup dia.***

Exit mobile version