Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kisah Pelajar Cianjur yang Berupaya Lepas dari Kecanduan Porno dan Onani

Terbit 10 Nov 2022 09:21 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Kisah Pelajar Cianjur yang Berupaya Lepas dari Kecanduan Porno dan Onani — Cianjur Update
Kisah Pelajar Cianjur yang Berupaya Lepas dari Kecanduan Porno dan Onani.(Foto: Pexels.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Porn, Masturbation, and Orgasm (PMO) menjadi penyakit psikis yang kerap menggerogoti remaja. Teknologi informasi yang semakin cepat dan bebas menjadi salah satu penyebabnya, mereka bisa bebas mengakses konten yang tidak terfilter. Apalagi jika orang tua tidak turut serta mengawasi pergaulan remaja.

Budi (bukan nama sebenarnya), pelajar dari salah satu SMA negeri yang ada di Kabupaten Cianjur ini mengaku kecanduan PMO sejak SMP. Pelajar yang duduk di bangku kelas 11 ini mengaku berupaya untuk berhenti membiasakan untuk menonton porno dan onani.

“Udah kecanduan, sejak kelas 8 SMP,” kata dia kepada Cianjur Update, Rabu (9/11/2022).

Iklan sevilage

Budi yang masih berusia 16 tahun kerap melakukan onani ketika menonton berbagai konten yang ada di sosial media. Ketika ada video yang tampak vulgar, ia langsung merasa berhasrat. Ia pun mengaku merasa terganggu dengan kebiasaan buruknya tersebut.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

1001 cara ia coba untuk berusaha membiasakan diri tidak menonton video tidak senonoh dan berhenti onani. Tetapi, cara-cara yang ia baca melalui Google tidak berhasil menyembuhkan kecanduannya tersebut. Ia pun merasa sering tidak percaya diri karena kebiasaannya itu.

“Di sekolah juga rasanya kayak dijauhin sama teman-teman,” ungkap dia.

Dirinya mengaku, dengan kebiasaan buruknya itu, semangatnya untuk bergaul pun hilang. Ia hanya ingin diam di rumah, padahal ia memiliki hobi yang bisa diberdayakan. Ibadah pun ikut terdampak akibat kebiasaannya.

Budi mengaku sempat mampu berhenti membiasakan untuk tidak beronani selama sebulan, akan tetapi setelah itu ia kembali melakukannya lagi karena tidak kuat. Tidak hanya itu, ia pun sempat menghapus beberapa aplikasi sosial media seperti TikTok, namun tetap tidak berhasil.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

“Dulu ketika melakukan itu (onani), langsung mandi (junub). Kalau sekarang malah udah nggak peduli, sholat juga udah nggak pernah, paling sholat Jumat saja,” ungkap dia.

Cara lain yang ia lakukan adalah mengurangi kuota internet yang dimilikinya. Sehingga, ia bisa menahan diri ketika hendak menonton video YouTube atau konten lain di sosial media. Setidaknya, ia bisa menahan kebiasaan itu untuk beberapa hari.

Akan tetapi, ia tidak berani untuk menggunakan cara ekstrim seperti berhenti bermain smartphone atau puasa sosial media. Menurutnya, internet sudah menjadi bagian hidupnya selama ini.

Sebelum ia mencari cara untuk berhenti menonton porno dan beronani, ia bisa melakukan onani sebanyak empat kali dalam sehari. Banyak dampak yang ia rasakan terhadap tubuh, salah satunya adalah menjadi sangat pelupa.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

“Ketika belajar di kelas pun banyak pelajaran yang nggak masuk ke kepala gitu. Jadi kurang fokus,” ucap dia.

Namun, ia bersyukur masih memiliki banyak teman yang mau membantu menghentikan kebiasaan buruknya itu. Bahkan, teman-teman Budi tidak terlalu banyak mencemooh kebiasaannya itu.

“Saya bakal terus berusaha buat menghilangkan kebiasaan ini. Rasanya udah nggak pede aja dan pengen bisa berhenti,” ucap dia.

“Setelah mendapatkan banyak nasehat dari teman-teman, saya ingin mulai bergaul dan tidak banyak berdiam diri di rumah. Misalnya ikut komunitas, dan lain sebagainya,” tutup dia.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{