Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kepala Desa Sukaraharja Cianjur Diduga Lecehkan Staf, Warga Tuntut Pertanggungjawaban

Terbit 24 Jul 2025 12:42 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kepala Desa Sukaraharja Cianjur Diduga Lecehkan Staf, Warga Tuntut Pertanggungjawaban — Cianjur Update
Warga berdemo karena Kepala Desa Sukaraharja, Cibeber, Cianjur, Ajuk, diduga melecehkan stafnya berinisial W dan memfitnah pejabat lain. (Foto: Istimewa)

– Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Sukaraharja, Ajuk, terhadap seorang staf perempuannya berinisial W, mengguncang warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Selain itu, Kades Ajuk juga dituduh telah memfitnah rekan korban. Tindakannya ini memicu kemarahan warga yang menuntut pertanggungjawaban karena dianggap telah mencoreng martabat desa.

Ketua RT 03, Ali Yusuf, mengungkapkan kronologi lengkap kasus ini saat ditemui wartawan pada Kamis (24/07/2025). Menurut Ali, dugaan pelecehan tersebut telah terjadi berulang kali selama beberapa bulan terakhir.

Iklan sevilage

“Jadi ceritanya, Bu W ini sering dipanggil ke ruangan khusus milik kepala desa. Di situ dia dilecehkan, diraba-raba, diminta cium. Katanya sudah lima kali kejadian,” terang Ali.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Kecemburuan Kades Ungkap Tabir Pelecehan

Ali Yusuf menjelaskan, kecemburuan Kades Ajuk justru menjadi pemicu terungkapnya kasus ini.

Ia menceritakan, beberapa pekan lalu, W bersama Kepala Dusun (Kadus) Piu dan perangkat desa lainnya sedang berteduh di salah satu rumah perangkat desa saat jam makan siang karena hujan.

Mengetahui hal itu, Kades Ajuk langsung menelepon dan memarahi W, seraya menuduh Kadus Piu telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadapnya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

“Hanya karena mereka berteduh bersama di sebuah rumah, Kades malah menuduh Pak Piu yang melakukan hal tak senonoh ke W. Padahal kenyataannya justru Kades sendiri yang selama ini begitu. Pak Piu tidak terima, merasa difitnah, dan akhirnya semua ini terbuka,” jelas Ali.

Fitnah tersebut menjadi titik balik bagi W. Merasa tidak tahan lagi, W akhirnya memberanikan diri untuk menceritakan seluruh kejadian pelecehan yang ia alami di hadapan Camat dan tokoh masyarakat.

“Waktu itu W menceritakan semuanya dari awal sampai akhir. Di depan Pak Camat dan tokoh masyarakat, semuanya terbongkar, sekitar dua minggu yang lalu,” ungkap Ali.

Reaksi warga Desa Sukaraharja terhadap skandal ini sangat kuat. Ali Yusuf menegaskan bahwa masyarakat tidak dapat menerima tindakan kepala desa, bukan hanya karena dugaan pelecehan seksual, tetapi juga karena fitnah yang dianggap telah mencoreng martabat desa.

Baca Juga
Pedagang Kelapa di Pasar Muka Cianjur Tewas Ditusuk Sesama Pedagang, Polisi Buru Pelaku
Berita · Berita terkait

“Warga tidak bisa terima, bukan hanya karena pelecehan, tetapi juga karena pemutarbalikan fakta. Ini soal martabat. Kades sudah tidak pantas memimpin,” tegas Ali.

Editor: Afsal Muhammad

Makin Tahu Indonesia

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{