Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kepala Desa Cibadak Diduga 'Jualan' Sembako dengan KPM

Terbit 28 Feb 2022 02:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

, Sukaresmi – Program Bantuan Sembako dari Kementrian Sosial (Kemensos) kini disalurkan secara tunai kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Diduga Kepala Desa Cibadak, Dedi L Paris di Kecamatan Sukaresmi mencoba mengambil keuntungan dari hal ini.

Dugaan tersebut menguat setelah adanya indikasi pengarahan yang dilakukan oleh pihak desa kepada para KPM. Para KPM diminta untuk membelanjakan sembakonya bukan di agen e warong.

“Sebelum uang tunai bantuan sembako cair, kami diminta belanja ke rumah pak RT karena kalau tidak bantuan ini bisa diputus. Usut punya usut itu barang dagangan milik pak kades,” beber salah satu KPM yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga
Sejalan dengan Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Cianjur Hadirkan Kepedulian dan Edukasi Keselamatan bagi Warga Desa Babakankaret
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Menanggapi hal ini, Direktur Utama Cianjur People Movement (CEPOT), Jajang Supardi mengatakan, meskipun pasar bebas namun berdasarkan pedoman umum program bantuan sembako, KPM sebaiknya membelanjakan uang tersebut ke E Warong yang sudah dibentuk oleh pemerintah sebelumnya.

“E Warong ini dibentuk sebagai wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kalau E Warongnya dilewat dan dimonopoli oleh salah satu pejabat serakah itu namanya,” tegasnya.

Pentolan Cepot itu juga menyebutkan, indikasi pengarahan yang dilakukan oleh salah seorang kepala desa ini juga perlu dilakukan evaluasi baik oleh dinas maupun legislatif.

Baca Juga
Terjaring Razia Knalpot Brong, Dua Pria Diduga Pengedar Obat Terlarang Berdalih Alami Gangguan Jiwa
Berita · Berita terkait

“Permasalahan seperti ini harus disikapi oleh pemerintahan. Supaya tidak ada lagi pejabat yang menyalahgunakan wewenangnya. Apalagi mau ngotak-ngatik program pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan ke salah seorang pegawai kantor Desa Cibadak, bahwa Kepala Desa dan Sekretaris Desa sedang tidak ada di tempat cairnya program BPNT tersebut.

Bahkan dirinya hanya mengatakan, jika kepala desa Cibadak tengah sakit dan kemungkinan ia sebutkan, sedang sakit.(ren)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{