Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kasus Covid-19 Dikabarkan Tinggi, Satgas Cianjur Berikan Klarifikasi

Terbit 4 Jun 2021 12:44 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kasus Covid-19 Dikabarkan Tinggi, Satgas Cianjur Berikan Klarifikasi — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengklarifikasi pernyataan Gubernur Jabar mengenai informasi bahwa kasus tinggi namun tingkat kesembuhan rendah di tiga daerah termasuk Cianjur.

Yusman mengatakan, saat itu data angka kesembuhan di Cianjur menurut New All Record (NAR) memang 50 persen.

“Tapi, saat ini kita sudah berhasil rekonsiliasi data itupun kita sudah lakukan ipaya konsolidasi dan konsultasi dengan Dinkes Jabar dan tentunya dengan temen-temen puskesmas sebagai penginput data, ucap dia kepada Cianjur Update, Jumat (4/6/2021).

Iklan sevilage

Yusman menyebut pihaknya berhasil memperbaharui data terbaru di sistem NAR. Maka, angka kesembuhan di Cianjur mencapai 94,89 persen.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Ini sedikit miss di data karena kita yakin angka kesembuhan Cianjur baik dan ranking pun Cianjur di tengah-tengah, ujar Yusman.

Pihaknya menyebut ada sedikit permasalahan dalam pembaharuaan data. Yusman mengatakan, bukan berarti puskesmas tidak menginput data tapi memprioritaskan aplikasi lain.

“Ini masalah internal untuk update data karena saya rasa data riil kabupaten sama dengan pusat, ucap dia.

Nantinya, tim Satgas Penanganan Covid-19 Cianjur lebih konsentrasi menginput data di sistem NAR.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

“Kedepan menjadi konsen kita untuk menggunakan data NAR tidak lagi pikobar, walau akan diinput juga di Pikobar,” tandas dia.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam Rapat Virtual Komite Kebijaksanaan Penanganan Covid- 19 wilayah Jabar, Senin (31/5/2021).

Menurut RK, ketiga daerah dengan kasus tersebut yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Garut. Hal ini disebabkan kebocoran arus mudik Lebaran.

“Saya meningatkan tim di Satgas Cianjur, Bogor dan Garut untuk memperhatikan kenapa kasusnya tinggi dan kesembuhannya rendah, apakah penularan kurang teranstisipasi atau obatnya juga kurang maksimal sehingga sembuhnya lama. Karena yang lain kasus aktifnya 10 persen. Cianjur 49 persen, Bogor 47 persen, Garut 27 persen. saya kira ini sangat tinggi sekali. Rabu saya perintahkan pak sekda dan jajaran untuk melakukan antisipasi dan koreksi,” ucap dia.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{