Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

HUT ke-174, Kebun Raya Cibodas Revitalisasi Taman Lumut Terbesar di Indonesia

Terbit 13 Apr 2026 05:30 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
HUT ke-174, Kebun Raya Cibodas Revitalisasi Taman Lumut Terbesar di Indonesia — Cianjur Update
Penyerahan bibit pohon langka dalam rangkaian peringatan HUT ke-174 Kebun Raya Cibodas di Cianjur, Senin (13/4/2026). Foto: Rendi /Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Kebun Raya Cibodas (KRC) memperingati hari jadi yang ke-174 pada Senin (13/4/2026). Dalam perayaan tahun ini, kebun raya yang berlokasi di kaki Gunung Gede Pangrango tersebut meresmikan revitalisasi Taman Lumut sebagai upaya penguatan fungsi konservasi dan fasilitas edukasi bagi masyarakat.

Taman Lumut KRC merupakan taman lumut terbesar di Indonesia dengan total luas mencapai 1.500 meter persegi. Kawasan ini menjadi habitat bagi tiga klasifikasi utama lumut, yaitu lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthocerotopsida), dan lumut daun (Bryopsida).

Hingga saat ini, kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Mitra Natura Raya (MNR) telah berhasil mengidentifikasi secara ilmiah sebanyak 35 jenis lumut di area tersebut.

Iklan sevilage

Inovasi Digitalisasi dan Penataan Mikrohabitat

Proses revitalisasi yang telah berjalan sejak September 2025 difokuskan pada penataan ulang lanskap. Langkah ini mencakup penambahan elemen bebatuan guna menjaga kelembapan mikrohabitat serta pengayaan koleksi tanaman akuatik, seperti *Java fern*.

Baca Juga
Dorong Tumbuh Kembang dan Perkuat Peran Orang Tua, Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional Hadirkan Program BERGEMA di 50 Kota
Berita · Berita terkait

Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah, Dr. Sasa Sofyan Munawar, menjelaskan bahwa revitalisasi ini bertujuan meningkatkan daya tarik sekaligus fungsi edukasi melalui penerapan teknologi informasi.

“Tadi kalau kita lihat di setiap papan informasi, misalnya tentang lumut, itu ada bahan informasi yang bisa kita akses melalui pemindaian (scan). Ini sangat membantu dalam fungsi edukasi kita,” ujar Dr. Sasa pada Senin (13/4/2026).

Peran Strategis Konservasi Ex-Situ

Saat ini, Kebun Raya Cibodas mengelola aset keanekaragaman hayati sebanyak 12.945 koleksi tanaman. Koleksi tersebut merupakan hasil eksplorasi hutan alami Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan selama lebih dari 160 tahun. Dr. Sasa menekankan pentingnya peran kebun raya sebagai lembaga konservasi ex-situ atau pelestarian di luar habitat asli.

Baca Juga
Musim Mekar Sakura Tiba, Kebun Raya Cibodas Suguhkan Panorama Memikat
Berita · Berita terkait

“Peran peneliti menjadi sangat penting karena mereka yang melakukan eksplorasi ke berbagai wilayah Indonesia dan memastikan tanaman-tanaman ini tetap lestari di sini, meskipun di alam aslinya mungkin sudah hilang,” kata Dr. Sasa.

Selain fungsi riset, KRC memiliki daya tarik berupa koleksi Rhododendron japonicum dan bunga Sakura. Berbeda dengan di negara asalnya, Jepang, bunga Sakura di Cibodas memiliki keunikan karena mampu mekar sebanyak dua kali dalam setahun.

Penanaman Spesies Pohon Langka

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menyatakan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk menyediakan fasilitas pembelajaran alam yang interaktif. Selain fokus pada Taman Lumut, peringatan HUT ke-174 ini juga ditandai dengan penanaman dua spesies pohon yang masuk dalam kategori terancam punah (*Endangered*).

“Selain fokus pada lumut, HUT ke-174 KRC juga ditandai dengan penanaman dua spesies pohon langka yang terancam punah (Endangered), yaitu Castanopsis argentea (Saninten) dan Castanopsis tungurrut (Tunggeureuk),” ungkap Marga seusai acara.

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait

Saninten (Castanopsis argentea) merupakan pohon yang berperan penting dalam mencegah erosi, sementara Tunggeureuk (Castanopsis tungurrut) adalah tumbuhan endemik Indonesia yang populasinya terus menyusut di habitat asli.

Perayaan tahun ini mengusung tema “Harmoni Alam untuk Masa Depan: 174 Tahun Kebun Raya Cibodas, Sinergi untuk Keanekaragaman Hayati”. Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan bazar tanaman hias, aksi donor darah, kelas edukasi, serta pertunjukan seni budaya.

“Melalui sinergi dan kesadaran bersama, diharapkan upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus berlanjut demi masa depan yang berkelanjutan,” tutup Marga Anggrianto.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{