Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Bisnis & UMKM

Hore! Korea Selatan Kembali Buka Pintu Masuk bagi Tenaga Kerja Indonesia

Terbit 6 Nov 2021 05:35 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hore! Korea Selatan Kembali Buka Pintu Masuk bagi Tenaga Kerja Indonesia — Cianjur Update
KORSEL: Menaker Ida Fauziyah ungkap Korea Selatan telah membuka pintu masuk kembali bagi pekerja Indonesia. (Foto: Instagram Idafauziyahnu)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengumumkan bahwa Pemerintah Korea Selatan telah kembali membuka dan menghapus pembatasan jumlah tenaga kerja Indonesia ke Negeri Ginseng tersebut.

Menurutnya, pembukaan kesempatan kerja ini masuk dalam Penempatan Pekerja Migran Skema EPS untuk Indonesia.

“Hari ini, Minister of Employment and Labour, Ahn Kyung-deok memutuskan untuk membuka kembali dan menghapus pembatasan jumlah tenaga kerja asing yang masuk dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Korea Selatan,” ujar Menaker Ida di Jakarta, Jumat (5/11/2021).

Iklan sevilage

Ida mengungkapkan, hal itu dapat terwujud, setelah Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono bertemu dengan Atase Tenaga Kerja Korsel, Mr. Lee Junho di Jakarta.

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Upaya penempatan kembali PMI ke Korea telah dimulai sejak Juli 2021. Di mana pada 26 Juli 2021, pihaknya telah mengirimkan surat kepada MoEL untuk dapat mempertimbangkan pembukaan kembali penempatan PMI. Permohonan ini mempertimbangkan penurunan jumlah positive rate Covid-19 di Indonesia.

“Dengan kembali dibukannya penempatan PMI ini, maka mewakili Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Korea atas kerja sama yang terjalin baik selama ini. Khususnya di bidang penempatan dan pelindungan PMI secara G to G melalui EPS sejak 2008,” ungkap Menaker.

Ia mengungkapkan, Korea menjadi salah satu negara tujuan penempatan favorit para PMI.

Baca Juga
Tumbuhkan UMKM yang Berdaya, Srikandi PLN dan YBM UP3 Cianjur Salurkan Bantuan Gerobak Usaha
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Data penempatan PMI menunjukkan, jumlah peminat setiap tahun lebih dari 10.000 orang PMI. Pada 2019, terdapat 9.946 PMI yang lulus. Setahun berikutnya turun menjadi 2.422 orang PMI dan kembali menurun menjadi 2.290 pada 2021.

Sementara itu, Dirjen Binapenta dan PKK, Suhartono mengatakan, dalam pertemuannya dengan Mr Lee Junho, Pemerintah Korsel mempersyaratkan telah dilakukannya vaksinasi dan tes PCR bagi CPMI yang akan masuk ke negaranya.

“Mr Lee Junho mengatakan bahwa Pemerintah Korsel mewajibkan vaksinasi bagi CPMI dan PCR Tes pada saat keberangkatan yang berlaku selama 3 hari (72 jam),” ujarnya.

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Menurut Suhartono, apabila CPMI/PMI sudah divaksinasi lengkap (2 dosis), maka akan mendapat keringanan pada saat proses karantina di Korsel, yaitu bisa karantina untuk 2 orang dalam 1 kamar selama 10 hari.

“Sementara apabila CPMI/PMI belum divaksinasi, maka pemerintah Korea akan mewajibkan untuk karantina 1 orang dalam 1 kamar selama 10 hari,” sebutnya.(sis)

Sumber: Suara.com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{